TEKNOLOGI PEREKAM
Perekam suara
Media untuk merekam musik terus berkembang dari masa ke masa. Perkembangannya mulai dari piringan hitam, kaset, cakram padat (CD), sampai mp3. Di Indonesia sendiri media perekam tersebut sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Akan tetapi seiiring berjalannya waktu, beberapa dari media perekam tersebut mulai tidak digunakan lagi secara umum, kecuali untuk mereka yang mencintai dan mengoleksinya.
Piringan Hitam
Piringan hitam mulai ada sejak tahun 1948. Ada tiga ukuran piringan hitam dalam hitungan rpm (rotation per minute) yaitu 78, 45, 33 1/3. Piringan hitam 78 dan 45 untuk plat berdiameter 25 cm, sedangkan 33 1/3 untuk plat berdiameter 30 cm. 78, 45, 33 1/3 rpm maksudnya adalah, setiap satu menit piringan hitam itu berputar sebanyak angka yang menjadi ukurannya (78, 45, 33 1/3). Semakin besar diameter platnya, semakin kecil ukuran untuk memutarnya.
Download Here
Belakangan kecepatan 78 mulai tidak digunakan lagi pada produksi piringan hitam ini sejak sekitar tahun 60an dan hanya kecepatan 45 dan 33 1/3 saja yang masih digunakan untuk memutarnya. Plat berukuran 30 cm dengan kecepatan 33 1/3 yang biasa disebut Long Play (disingkat LP), plat ukuran sedang 25 cm juga dengan kecepatan 33 1/3 masih termasuk Long Play tapi biasanya berisi 4 buah lagu di tiap sisinya, plat ukuran 18 cm dengan kecepatan 45 atau 33 1/3 juga, berisi 1 buah lagu di tiap sisinya disebut Single Player dan yang berisi 2 buah lagu di tiap sisinya disebut Extended Player.
Ada beberapa alat untuk memutar piringan hitam, salah satunya adalah phonograph. Cara kerja piringan hitam sama saja disemua alat pemutarnya, yaitu dengan menggunakan stylus, yang berbentuk seperti jarum yang berada di pinggiran piringan hitam. Stylus itu berfungsi untuk mencatat simpangan gelombang suara yang direkam di piringan hitam dan kemudian meneruskannya ke alat pengeras suara.
Dari segi fisik, piringan hitam besar dan agak berat, Beratnya kira-kira 90-200 gram. Intinya tidak praktis untuk membawa piringan hitam kemana-mana. Akan tetapi kelebihannya adalah piringan hitam tidak mudah rusak dan suara yang direkam bagus. Jadi selama platnya tidak baret-baret, sebuah piringan hitam tidak akan bermasalah. Oleh karena itulah piringan hitam banyak disukai orang-orang. Para musisi pada tahun 1950-1970an pun banyak yang merekam lagu-lagu mereka ke dalam piringan hitam. Namun biasanya mereka hanya merekam single saja kedalam piringan hitam yang berukuran 78 atau 45. Jadi kebanyakan hanya terdapat dua lagu, masing-masing satu lagu di side A dan side B. Hal itu dikarenakan pada masa itu biaya untuk merekam lagu terbilang mahal, lagipula seorang penyanyi atau sebuah grup musik biasanya hanya mempunyai satu atau dua lagu yang terkenal, maka dari itu mereka lebih memilih membuat single. Jadi kalaupun mereka membuat album, album hanya bisa direkam di piringan hitam berukuran 33 1/3, biasanya sisa lagu yang lain yang selain single hanya filler.
Di Indonesia sendiri, piringan hitam mulai digunakan sebagai alat perekam sekitar tahun 1957. Perusahaan rekaman yang berjaya saat itu dan memproduksi piringan hitam adalah Lokananta di Surakarta dan Irama di Menteng. Beberapa artis seperti Koes Bersaudara, Titiek Puspa, dan Lilies Suryani adalah yang merekam lagunya di perusahaan rekaman tersebut dalam format piringan hitam. Pada masa itu di Indonesia, piringan hitam termasuk mahal, ditambah lagi dengan alat pemutarnya, jadi tidak semua orang di Indonesia memilikinya. Itulah salah satu faktor yang menyebabkan piringan hitam kurang terkenal di Indonesia.
Untuk di dunia sendiri, piringan hitam mulai turun pamornya sejak adanya CD pada awal tahun 1980an. CD berhasil menggusur pasar piringan hitam karena fisiknya yang lebih kecil sehingga dapat dengan mudah dibawa, ditambah lagi suaranya yang jernih.
Namun, pada masa sekarang ini, piringan hitam masih dan sedang banyak dicari. Karena orang-orang yang ingin memiliki rekaman musisi idolanya, ingin mempunyai rekaman mereka dari jaman piringan hitam. Lagipula rekaman lagu-lagu untuk musisi-musisi lama, seperti contohnya The Beatles, lebih banyak di piringan hitam. Selain itu nilai tambahan untuk yang mempunyai piringan hitam sekarang ini adalah kepuasan batin, gengsi, dan esensinya dalam mengoleksi barang.
Compact Cassette
Compact Cassette, yang biasa disebut kaset, pita kaset, atau tape adalah media penyimpan data yang umumnya berupa lagu. Berasal dari bahasa Perancis, yakni cassette yang berarti "kotak kecil". Kaset berupa pita magnetik yang mampu merekam data dengan format suara. Dari tahun 1970 sampai 1990-an, kaset merupakan salah satu format media yang paling umum digunakan dalam industri musik.
Kaset terdiri dari kumparan-kumparan kecil. Kumparan-kumparan dan bagian-bagian lainnya ini terbungkus dalam bungkus plastik berbentuk kotak kecil berbentuk persegi panjang. Di dalamnya terdapat sepasang roda putaran untuk pita magnet. Pita ini akan berputar dan menggulung ketika kaset dimainkan atau merekam. Ketika pita bergerak ke salah satu arah dan yang lainnya bergerak ke arah yang lain. Hal ini membuat kaset dapat dimainkan atau merekam di kedua sisinya. Contohnya, side A dan side B.
Sejarah
Kaset pertama kali diperkenalkan oleh Phillips pada tahun 1963 di Eropa dan tahun 1964 di Amerika Serikat, dengan nama Compact Cassette. Kemudian kaset semakin populer di industri musik selama tahun 1970-an dan perlahan-lahan menggeser piringan hitam. Produksi besar kaset diawali pada tahun 1964 di Hanover, Jerman. Pada awalnya, kualitas suara pada kaset ini tidak terlalu bagus untuk musik. Bahkan beberapa model awal tidak memiliki rancangan mesin yang baik. Pada tahun 1971, The Advant Corporation memperkenalkan model terbarunya, Model 201, yang menggabungkan Dolby tipe B pengurang gangguan (noise) dengan pita kromium dioksida. Oleh karena itulah kaset mulai dapat digunakan dalam industri musik secara serius, dan dimulailah era kaset berketepatan tinggi.
Selama tahun 1980-an, popularitas kaset tumbuh semakin pesat karena hadirnya rekorder poket portabel pemutarnya seperti Sony’s Walkman. Seperti radio yang menyediakan musik pada 1960-an, pemutar CD portable pada 1990-an, dan MP3 player pada 2000-an, kaset memegang peran besar dalam dunia musik pada 1980-an dan 1990-an, bahkan di era sekarang (setelah 2000-an), kaset masih menjadi salah satu alternatif media musik. Lepas dari segi tekniknya, keberadaan kaset juga berdampak pada perubahan sosial. Keawetan kaset serta kemudahannya untuk dikopi berperan di balik berkembangnya musik punk dan rock. Kaset seakan-akan menjadi pijakan bagi generasi muda di kebudayaan barat. Untuk alasan yang sama pula kaset berkembang pesat di negara-negara berkembang. Pada tahun 1970-an, kaset dianggap membawa pengaruh buruk sekularisme di kalangan masyarakat religius India. Teknologi kaset menciptakan pasar yang membludak bagi musik pop di India, menimbulkan kritik dari kaum konservatif dan di waktu yang sama menciptakan pasar besar yang melegitimasi perusahaan-perusahaan rekaman dan pembajakan kaset.
Tipe-tipe
Goresan-goresan yang terdapat pada permukaan kaset menjadi indikasi tipe kaset. Kaset yang paling tinggi, hanya memiliki goresan lindungan tulisan merupakan kaset tipe I. Berikutnya, dengan goresan tambahan untuk goresan lindungan tulisan merupakan tipe II. Sedangkan dua tipe kaset berikutnya merupakan perpaduan antara kaset tipe II dengan sepasang tambahan di tengah-tengah kaset merupakan tipe IV.
Materi
Materi magnet original pada kaset adalah gamma ferik oksida (Fe2O3). Pada 1970, Perusahaan 3M telah mengembangkan kobalt yang dikombinasikan dengan lapisan ganda untuk meningkatkan level output pita kaset secara keseluruhan. Produk ini dipasarkan dengan label “High Energy” di bawah brand Scotch. Di saat yang sama, BASF memperkenalkan kromium dioksida (CrO2) yang pelapisannya menggunakan magnetit (Fe3O4). Pada tahun 1974, TDK memperkenalkan [[avylin]] yang terbukti sangat sukses. Pada tahun 1979, akhirnya 3M memperkenalkan partikel metal murni yang dinamakan metafine. Sedangkan kaset-kaset yang sekarang umum dijual terdiri dari ferik oksida dan kobalt yang dicampur dan diproses, karena sangat jarang ada kaset yang dijual yang menggunakan CrO2 murni sebagai lapisannya.
Kaset di Indonesia
Sebelum 1970-an, dunia musik tanah air menggunakan piringan hitam sebagai sarana untuk mengekspresikan musik. Lokananta di Surakarta dan Irama di Menteng Jakarta merupakan dua perusahaan rekaman pertama di Indonesia. Lokananta, yang merupakan milik pemerintah, berdiri pada tahun 1957. Bertugas untuk memproduksi dan menduplikasi piringan hitam. Namun di tahun 1970-an akhirnya produksi pun bergeser dari piringan hitam ke kaset.
Remaco, yang pada masa itu merupakan salah satu perusahaan rekaman besar di Indonesia, mengalami kerugian pada masa awal munculnya kaset di tahun 1970-an. Lagu-lagu dalam piringan hitamnya dibajak ke dalam kaset. Meskipun pada akhirnya Remaco pun memproduksi kaset karena kaset merupakan teknologi yang lebih murah dan praktis dibandingkan dengan piringan hitam yang mahal dan rumit.
Meskipun awalnya perusahaan-perusahaan rekaman tersebut mengeluh atas munculnya kaset yang membajak piringan hitam, akhirnya mereka pun—sekaligus perusahaan yang baru muncul—berpaling dan menikmati suatu teknologi baru bernama ‘kaset’ tersebut. Kaset meledak di mana-mana. Para musisi baru di ‘era kaset’ bermunculan dan perlahan menggeser musisi-musisi ‘era piringan hitam’. Sebut saja Koes Plus, Broery Marantika, dan Emilia Contessa. Namun, seiring berkembangnya teknologi dan inovasi-inovasi baru di bidang musik, di pertengahan 1990-an, kaset mengalami masa-masa akhir kejayaannya. Masuknya compact disc (CD) ke Indonesia menyediakan alternatif baru dan canggih bagi para penikmat musik. Kualitas suaranya yang lebih jernih dan pemilihan pemutaran lagu yang lebih mudah dan cepat menjadi beberapa kelebihan CD dibandingkan kaset. Meskipun begitu kaset tetap diminati karena harganya yang lebih murah dibandingkan CD. Di tahun 2000-an, kaset pun makin tergencet oleh perkembangan CD. Perusahaan-perusahaan rekaman di tanah air telah menjadikan CD sebagai sarana rekaman musik.
Pada perkembangan di Indonesia, kaset tidak hanya digunakan dalam industri musik. Kaset juga biasanya digunakan untuk dakwah-dakwah agama berupa ceramah oleh seorang rohaniawan.
Cakram Padat (CD) dan MP3
Primadona alat perekam musik sampai saat ini adalah CD. Hadir di awal tahun 1980an dan berhasil menggeser kedudukan pendahulunya, piringan hitam dan kaset. Keunggulan CD adalah bentuknya yang sangat simpel dan ringkas, kualitas suaranya yang jernih, kemampuan merekamnya yang hebat, dapat merekam hingga lebih dari 700 mega byte, selain itu perawatannya juga mudah. Prinsip dasar perawatannya sama seperti piringan hitam, selama tidak baret-baret CD itu akan baik-baik saja.
Terdapat banyak alat untuk dapat memutar sebuah CD. CD dapat diputar apabila sensor yang berbentuk seperti mata yang terdapat di alat pemutar CD dapat membaca CD tersebut. Untuk itulah mengapa penting agar CD tetap dijaga keadaanya dan tidak baret-baret, karena kalau ada baretan akan ada masalah dalam membaca CD tersebut.
Apabila seorang grup musik, ambil contoh lagi The Beatles ingin merekam albumnya ke dalam sebuah CD, biasanya perusahaan rekaman akan membuat dua versi rekamannya. Rekaman internasionalnya yang akan menjadi CD impor yang kualitasnya pasti lebih baik dan harganya juga lebih mahal. Sedangkan versi keduanya adalah CD lokal yang dibuat lagi oleh perusahaan rekaman yang sama seperti yang mengeluarkan rekaman CD impor, tetapi perusahaan rekaman tersebut ada di negara dimana CD lokal itu akan dipasarkan. Kekurangan CD lokal meskipun harganya jauh lebih murah dari CD impor adalah kualitasnya yang kurang bagus, selain itu prestigenya pun kurang apabila kita membeli CD lokal.
Kelebihan lainnya, lagu-lagu yang terdapat dalam CD dapat dipindahkan ke komputer dengan cara di rip yang nantinya dapat dengan mudah kita pindahkan lagi ke alat-alat pemutar musik portable seperti iPod. Ada lagi yang dapat dengan mudah langsung dipindahkan ke komputer tanpa perlu me-rip-nya, yaitu MP3. MP3 pada umumnya berprinsip sama seperti CD, namun kemampuan MP3 dalam merekam musik lebih banyak, jadi kita bisa memasukkan banyak lagu kedalam satu MP3. Seharusnya harga MP3 asli sama mahalnya seperti CD impor, namun karena kecanggihan teknologi, sekarang ini dapat dengan mudah dibuat CD dan MP3 bajakan.
Ada alat yang membantu untuk merekam suara seperti Mikropon dan Elektronika
Mikropon
Mikropon adalah transduser suara menjadi sinyal listrik. Mikropon dipakai pada banyak alat seperti telepon, alat perekam, alat bantu dengar, dan pengudaraan radio serta televisi.
Istilah mikropon berasal dari bahasa Yunani mikros yang berarti kecil dan phone yang berarti suara atau bunyi. Istilah ini awalnya mengacu kepada alat bantu dengar untuk suara berintensitas rendah. Penemuan mikropon praktis sangat penting pada masa awal perkembangan telepon. Beberapa penemu telah membuat mikropon primitif sebelum Alexander Graham Bell. Mikropon praktis komersial pertama adalah mikropon karbon yang ditemukan pada bulan Oktober 1876 oleh Thomas Alfa Edison.
Elektronika
Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/ teknik elektronika dan instrumentasi.
Alat-alat yang menggunakan dasar kerja elektronika ini biasanya disebut sebagai peralatan elektronik (electronic devices). Contoh peralatan/ piranti elektronik ini: Tabung Sinar Katoda (Cathode Ray Tube, CRT), radio, TV, perekam kaset, perekam kaset video (VCR), perekam VCD, perekam DVD, kamera video, kamera digital, komputer pribadi desk-top, komputer Laptop, PDA (komputer saku), robot, smart card, dll.
Perekam Audio Video
Perekam Kaset Video
Perekam kaset video adalah suatu jenis perekam pita video yang menggunakan kaset pita video yang berisikan pita magnetis untuk merekam audio dan video dari siaran televisi sehingga dapat dimainkan kembali kelak. Banyak alat perekam ini yang mempunyai tunernya sendiri (agar dapat langsung menerima siaran TV) dan timer yang dapat diprogram sehingga dapat merekam siaran tertentu pada suatu waktu tertentu tanpa harus ditunggui.
Perkembangan VCR
Charles Ginsburg pada tahun 1951 menciptakan sebuah videotape recorder, yang mampu menangkap gambar-gambar bergerak dari sinyal dengan mengubah rangsangan elektrik dan menyimpan informasi pada sebuah kaset magnetik. Pada 1956 VTR (video tape recorder) mulai dipasarkan. Kemudian Video Cassette Recorder dibuat pertama kali oleh Charles Ginsburg dan Ray Dolby pada 1956, dan mulai dipasarkan pada tahun 1971.
Di Indonesia Video Cassette Recorder sempat menjadi populer pada sekitar tahun 1980-an, sebagai sebuah alternatif hiburan bagi masyarakat. Namun sekarang VCR ini sudah jarang dipakai, karena banyak alternatif perangkat lain yang lebih mudah dipakai. Masyarakat sudah jarang menggunakan VCR, namun alat ini tetap dipakai dalam rangka perekaman film dalam produksi program-program televisi.
Bagian Pendukung Kerja VCR
Ada beberapa bagian penting yang harus dimiliki dalam pemenuhan standar kerja VCR, yaitu:
Kaset (Tape)
Saat kita membuka satu per satu bagiannnya, akan kita temukan Pertama, bagian atas dan bawah pada lapis terluar, yang biasanya terbuat dari plastik. Kemudian sebuah pintu “bergerak” yang melindungi kaset, agar kaset dapat dibuka dan ditutup dengan mudah. Didalamnya, terdapat dua buah spul untuk memegangi pita kaset. Kemudian akan kita temukan pita kaset berukuran 244 m, 0,5 inci, terbuat dari oxide coated Mylar sebagai media perekam materi, dan beberapa rol pemutar yang memutar pita sampai bagian depan kaset. Dan dua buah media sebagai pengunci yang menahan pita agar tidak memutar kembali. Juga berbagai jenis sekrup yang memperkuat bagian-bagian tersebut, pada saat kaset dimasukkan ke dalam VCR, maka ada sebuah “lever”yaitu sebuah optik untuk mengoperasikan alat atau mesin, pada posisi tertentu. Kerjanya diperkuat dengan tersedianya sebuah “pin” sebuah tembaga berukuran kecil dengan bentuk lingkaran, digunakan untuk mempererat ketersambungan beberapa alat. Pada point tersebut, sistem dalam VCR akan “mengurai” memori pada pita kaset, kemudian memainkannya.
VCR
Video Cassette Recorder dibuat pertama kali oleh Charles Ginsburg dan Ray Dolby pada 1956. alat ini populer digunakan dalam rangka pengembangan sistem penyiaran televisi, karena apa yang ditayangkan pada pertama kali sekarang akan dapat diputar kembali pada waktu yang lain.
VCR sendiri memiliki dua tugas utama, yaitu mengadakan kontak dengan pita kaset, sebuah alat yang sangat tipis, sangat lemah dan mudah sekali rusak, dengan ukuran panjang yang tidak terukur dalam sebuah plastik, dan membaca sinyal dari pita kaset dan “memaknainya” dengan sinyal yang bisa dimengerti oleh televisi. Tugas kedua diatas merupakan sebuah kemajuan teknologi yang tinggi dalam waktu singkat.
Pada perekaman suara, informasi suara disimpan secara linear pada kaset. Kemudian kaset bergerak melewati “kepala perekam” dan informasi suara tersebut diletakkan sebagai sebuah garis panjang yang mengikuti pergerakan pita kaset. Kaset ini dapat bergerak melewati kepala perekam tersebut dengan ukuran 2 sampai 3 inci (5 sampai 8 cm) per detik.
Sinyal video terdiri sekitar 500 kali lebih banyak informasi dibandingkan dengan sinyal bunyi, dikarenakan beberapa pendekatan pekerjaan tidak dapat dikerjakan oleh beberapa hal. Namun kaset harus tetap bergerak melewati kepala perekam tersebut beberapa kaki per detik. Untuk mengatasi masalah ini, dua kepala perekam terorganisi bersama pada sebuah drum putar yang digerakkan kearah yang lebih tinggi dari posisi kaset.
Kerjasama VCR dengan Televisi
Gambar dalam televisi dibagi dalam beberapa series dalam 525 garis scan horizontal, setengahnya ditayangkan setiap 60 detik. Masing-masing melewati kepala perekam dari VCR yang membaca atau menulis data dalam satu lembaran (262,6 garis scan) dari gambar televisi. Sehingga data perekaman videotape adalah sebagai berikut:
Dalam hal ini, akan ada beberapa bagian yang direpresentasikan oleh beberapa warna. Bagian cahaya biru merupakan lembaran yang disediakan bagi perekaman yang dilakukan oleh kepala perekam dalam drum berputar. Drum berputar terdiri dari dua kutub pada posisi yang berlawanan (180 derajat jarak). Dua kutub ini memberikan alternatif bagi masing-masing bagian untuk membaca dan menulis data pada pita kaset.Dan bagian yang berwana kuning me-representasikan sebuah audio control track.
Alat pengontrol ini penting karena, pertama ia berfungsi sebagai pengontrol kerja VCR dalam melakukan perekaman, pada mode SP, LP ataupun EP, juga mengatur seberapa cepat VCR akan menarik kaset melewati drum pemutar, dan mempertahankan posisi pita pada saat pita tersebut dimainkan.
Saat kita bermain dengan pemutaran track rekaman pengontrol pada VCR, kita hanya perlu memindahkan posisi “skew” antara pengontrol track dengan posisi kepala perekam.
Kerjasama VCR dengan Kaset
Hubungan antara kaset dengan pemutar didalam VCR adalah sebagai berikut, Pertama kepala berputar pada 1800 rotasi per menit, atau 30 pergantian per detik.Pada mode SP, kaset akan melewati kepala pemutar pada garis 1,31 inci per menit (33,35 mmps), pada mode LP pada 0.66 inci per detik (16,7 mmps, dan pada mode EP pada 0,44 inci per detik (11,12 mmps. Karena rotasi inilah kepala tersebut berputar pada 228,5 inci(5804 mm) per detik, atau dengan kata lain berputar pada 25 mil per jam. Artinya apabila video menyimpan informasi secara linear,maka anda akan memerlukan 50 mil (80 km) untuk sebuah kaset dapat menyimpan film dengan durasi 2 jam.
Sebuah bagian yang dikatehui sebagai helical scanning akan membantu pemutaran kaset. Masalahnya adalah bagaimana cara membuat desain sebuah bentuk VCR yang bisa membungkus kaset video dalam putaran kepala perekam dengan tujuan perekaman ataupun pemutaran memori kaset. Selain itu mesin juga harus dapat mempertahankan pergerakan kaset pada posisi tertentu yang seimbang dengan kecepatan putaran yang pas dan mampu diidentifikasi dan berhenti dengan tepat. Untuk melakukan tugas ini, VCR harus mengikuti langkah sebagi berikut:
Mekanisme driver dalam VCR harus dapat mengurai dengan baik pita panjang dari kaset dan membungkusnya dalam sebuah rol dengan kombinasi drum dan kepala perekam untuk dapat memainkannya. Ini merupakan pekerjaan paling berat yang harus dikerjakan oleh VCR.
• Isi Kerangka dalam VCR
• Terdapat didalam RCA VCR
• Terdapat drum pemutar
• Ketika VCR mulai membaca kaset, dua pemutar yang akan menarik kaset keluar dari VCR.Mereka akan bergerak pada rel dan membungkus perekam disekitar drum
• Ketika kaset untuk pertama kalinya didudukan pada VCR, dua pemutar ini akan langsung masuk pada kaset, dibelakang perekam, kaset akan melakukan penyesuaian posisi dengan perekam pada saat ini
• Ketika pemutar bekerja dengan baik pada track,kaset akan berputar dengan baik disekitar drum
• Sebuah kunci pemutar akan menahan gerakan berputar dari kepala perekam
VCR “berbicara”: Sebuah sistem Pengontrolan VCR
Beberapa pengaturan yang diberlakukan antara lain:
Tracking Control, kasetnya terdiri dari sebuah pengaturan track linear yang membantu VCR sebagai penyeimbang putaran rotasi dengan pita perekam pada kaset
Flying Erase Head, VCR memiliki dua tipe flying erase head, alat ini sebenarnya di-organisir dalam drum pemutar. Mampu menghapus memori dalam pita dengan mempersilahkan pembersihan diantara segment tersebut
SP, LP, dan EP settings, ini merupakan tiga macam kecepatan yang di set dalam sebuah VCR yang akan melakukan pengaturan kecepatan pada kaset yang berhubungan dengan drum pemutar. SP mode, dimana kaset bergerak melampaui kepala perekam dalam 1,31 inci (33,35 mm) per detik. Dalam LP mode, sejauh 0,66 inci (16,7 mm) per detik, EP mode sejauh 0,44 inci (11,12 mm) per detik. Selama kecepatan kaset bertambah, pita dalam kaset akan bergerak semakin dekat satu sama lain, mengurangi kemampuan pencitraaan tapi menambah jumlah materi yang cocok untuk kaset
Four-head vs Two-head, sebuah VCR membutuhkan hanya dua kepala untuk menyimpan atau memainkan kaset pada mode SP. Sebuah masalah timbul, pada saat LP dan EP mode, karena kaset akan bergerak jauh lebih lambat. Untuk itu kebanyakan VCR memiliki dua kepala pemutar untuk SP mode dan dua kepala yang lebih kecil digunakan untuk pemutaran kecepatan lebih lambat. Gabungan empat kepala ini akan menyajikan sebuah sistem kerja yang lebih baik pada pemutaran dalam kecepatan yang lebih rendah
End-of-tape sensing, saat VCR sudah tidak beroperasi, akan tampak sebuah cahaya melalui kaset dan mengidentifikasikan bahwa tugas telah selesai
Kesimpulan
Sebuah sejarah dalam revolusi perekaman, VCR pernah menjadi sebuah fenomena dalam sejarah perkembangan teknologi. Sekarang perkembangan teknologi tinggi telah mempermudah dan mendukung manusia dalam menjalankan kesehariannnya. Video Cassette Recorder populer digunakan dalam industri televisi, khususnya dalam rangka pembuatan program-program televisi, dalam perkembangannya VCR ini juga digunakan dalam perekaman kegiatan-kegiaatan (event) tertentu misalnya dalam rangka pengamanan, penyelenggaraan kesepakatan, kegiatan-kegiatan politik, dsb. Namun sekarang VCR ini tidak lazim digunakan di kalangan masyarakat umum, dikarenakan memerlukan alat yang cukup rumit dan harganya lebih tinggi jika dibandingkan dengan teknologi pemutaran video terbaru yaitu VCD atapun DVD.
Video CD
Video CD disingkat VCD atau disebut juga View CD atau Compact Disc digital video adalah format digital standar untuk penyimpanan gambar video dalam suatu cakram padat. Cakram VCD ini dapat dijalankan dengan alat perekam/pemutar VCD. Namun hampir semua jenis komputer PC, perekam/pemutar cakram DVD, serta beberapa konsol video game juga dapat menjalankan jenis cakram VCD ini.
Standar VCD pertama kali diciptakan pada tahun 1993 oleh perusahaan Sony, Philips, Matsushita, dan JVC. Spesifikasi untuk bagian videonya adalah:
• Codec: MPEG-1
Resolusi:
• NTSC: 352x240
• PAL/ SECAM: 352x288
Aspect Ratio:
• NTSC: 107:80 (0.3% difference from 4:3)
• PAL/SECAM: 4:3
laju frame (Framerate):
• NTSC: 29.97 or 23.976 frames per detik
• PAL/SECAM: 25 frames per detik
• Laju bit (Bitrate): 1,150 kilobits per detik
• Kontrol laju (Rate Control): constant bitrate .
• Untuk spesifikasi bagian suara (audio) nya adalah:
• Codec: MPEG-1 Audio Layer II
• Frekuensi: 44,100 hertz (44.1 kHz)
• Output: Dual channel atau stereo
• Bitrate: 224 kilobits per detik
• Rate Control: Constant bitrate
DVD
DVD adalah sejenis cakram optis yang dapat digunakan untuk menyimpan data, termasuk film dengan kualitas video dan audio yang lebih baik dari kualitas VCD. "DVD" pada awalnya adalah singkatan dari digital video disc, namun beberapa pihak ingin agar kepanjangannya diganti menjadi digital versatile disc agar jelas bahwa format ini bukan hanya untuk video saja. Karena konsensus antara kedua pihak ini tidak dapat dicapai, sekarang nama resminya adalah "DVD" saja, dan huruf-huruf tersebut secara "resmi" bukan singkatan dari apapun.
Terdapat pula perangkat lunak yang membolehkan pengguna back-up DVD sendiri seperti DVD Decrypter dan DVD Shrink atau pun seperti Nero
Alat Perekam Lainnya
Kotak Hitam
Kotak hitam atau black box adalah sekumpulan perangkat yang digunakan dalam bidang transportasi - umumnya merujuk kepada perekam data penerbangan (flight data recorder; FDR) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder; CVR) dalam pesawat terbang.
Fungsi dari black box atau kotak hitam sendiri adalah untuk merekam pembicaraan antara pilot dengan ATC atau Air traffic control serta untuk mengetahui tekanan udara dan kondisi cuaca selama penerbangan. Walaupun dinamakan kotak hitam tetapi sesungguhnya kotak tersebut tidak berwarna hitam melainkan berwarna jingga/oranye. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pencarian jika pesawat itu mengalami kecelakaan.
Selengkapnya...
- 3 in 1
- 4bodyhealth
- Aan
- About Bussiness
- About Girls
- ad4m san
- ad4m san blog
- afatih
- All About Woman
- Amal
- AnakKecil
- anandh
- Andi Blog Spesial EFEK
- andie - gokil
- Anggi
- Antena Sexy
- application4you
- Around Indonesia-Asia
- Artikel internet
- Asurindo
- auto ins quote
- Awang
- Balaji
- Ballpoint
- Barbie777
- Bayu Nugroho
- Bayu The Maniac
- Beautyhealthwomen
- belajar melihat
- Bhians
- bima93
- Bli Seken Bali
- BloggerPlugins
- Blogging Surfer
- blogspotcorner
- BRI Jakarta Veteran
- Buang Email Lucu
- Bunda Azka
- Bunda Hesti
- Busines Directory
- c3pot
- Cara Bebisnis Online
- Celebs
- Chow2
- Compi
- Cummank
- Danieldpk
- Dapur mbak narti
- dearyoti
- Dee-Q blog
- devit1104
- dewa
- dHanz
- didin46
- Dinoe
- dJack_pot
- djsasongko
- Dolanan design
- dunia musik
- E-Pera
- echi
- Ecko
- Edwin
- Edy
- Ega
- ego
- Endi
- erick
- fa_ra
- faisal
- FajarBukan
- felixsdp
- Folklore4u
- Free Software
- freezipe
- Gasa
- gdpermana' site
- Get More Healthy
- Ginda
- gpol
- Hanya-Info
- hikmah san
- http://klinik-tutorial.blogspot.com/2008/07/memasang-efek-salju.html
- http://kursus-blog.blogspot.com/
- http://riasmaja.blogspot.com/
- Icha
- Ida
- ida anggraeni
- Iklan Jaya
- Insomaniaz
- isdaryanto
- Japraxxx
- Jhonson
- jk- United States..
- Johny Bayu
- Joko' Blog
- Juanda
- kapanpun
- kartolo
- Kepompong
- Khantry
- Kifni
- Kun
- Lata
- Learn English Online
- Linda
- liputanOne
- LNKPYR
- Lusi
- Luzman
- Mamah Raihand
- mas aripp
- masakan kita
- Mbak Lastri
- melan
- meryl
- mila
- mindsetup
- Molee
- Mom
- mproot
- Mrikisini
- my. Poem pr3
- Natalia
- ndyteens
- Neng-aia
- noretz
- novian
- Novita
- Nur Rachmat
- Nura
- Nurul Farid
- pak Ari pandu
- Pak mek
- Pandora
- pervis-span
- Picas
- poison_tech
- Pulsa Elektrik
- Pusat Informasi Bisnis
- Putra
- Putri
- Quad Computer
- RE-Jeriova
- Rebacca-PR4
- Refi Aura
- Refill Pulsa
- Rey brugkembar
- ridwan171
- riri maysyuri
- Rizky
- Rohadi
- Ronaldo Rozalino
- Runah Bloger
- Sabirinnet
- Sangsaka
- saung bisnis
- Saung Link
- Saung web
- Sbg
- SD
- Sedona
- Sekolah Pramugari
- Selva
- Semar...
- Sexy-girls
- Siancod
- Sparkling
- Spider-Webs
- sportspicy
- Sqb
- Squidi
- stiven
- Tehnoking
- The Best PTC Site
- Theme P
- TM
- Top Pizza Special
- tutorial
- ucha80
- umma
- VCC INDONESIA
- Wildan Arief
- win[a]utis
- WWE
- Yorri
- Yudan Fahmie
- Yummy
- yusi
- z4ro08
Links Box
Data Site
Sobatku
yang ini tugas Rencana Strategi Humas.. judulnya "Renstra Promosi Pariwisata Banten Selatan". moga bermanfaat ini link downloadnya klik aja download semoga bermanfaat
Selengkapnya...
PENDAHULUAN
Untuk selanjutnya bisa di download disini Gratis

Jerman mempunyai sejarah kenegaraan yang panjang dan unik. Awalnya, Jerman berbentuk Persatuan Jerman, pada 1871 Jerman berdiri berbentuk kekaisaran Jerman. Setelah Perang Dunia II Kekaisaran Jerman terbagi menjadi dua Negara yaitu Jerman Barat (Republik Federasi Jerman) dan Jerman Timur (Republik Demokrasi Jerman).
Kedua Negara itu memiliki ideology yang berbeda. Sejak penyatuan kembali (reunifikasi) Jerman Barat dan Jerman Timur pada 1990, Jerman memiliki nama resmi yang dikenal dengan istilah Republik Federasi Jerman. Saat sekarang Jerman terdiri dari 39 Federasi yang berdaulat, Berlin merupakan ibu kota Negara tersebut.
Republik Federal Jerman (bahasa Jerman: Bundesrepublik Deutschland) adalah sebuah negara di Eropa Tengah. Negara dengan sejarah panjang ini di sebelah barat berbatasan dengan Belanda, Belgia, Luxemburg, dan Perancis. Di sebelah selatan berbatasan dengan Swiss dan Austria. Di sebelah timur berbatasan dengan Ceko dan Polandia.
Di sebelah utara berbatasan dengan Denmark. Negara ini pernah memiliki wilayah yang jauh lebih luas daripada yang sekarang dan pernah pula terpecah secara politik sejak berakhirnya Perang Dunia II tepatnya pada tanggal 7 Oktober 1949 hingga tanggal 3 Oktober 1990, di saat bagian timur negara ini dikuasai oleh rezim komunis dan bernama Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur, atau Deutsche Demokratische Republik disingkat DDR).
Otto von Bismarck (1815–1898)
Penyatuan Jerman di bawah hegemoni Prusia menjadi tujuan politik Bismarck sejak negarawan itu diangkat sebagai perdana menteri Prusia oleh Raja Wilhelm I pada tahun 1862. Seusai perang melawan Austria pada tahun 1866 dan dibubarkannya Serikat Jerman, didirikan Serikat Jerman Utara yang diikuti oleh 17 negara kecil Jerman di bawah pimpinan Prusia.
Menyusul kemenangan dalam perang melawan Perancis 1870-71 didirikan Kerajaan Jerman Kedua, dan Wilhelm I diproklamasikan sebagai kaisar di Versailles. Bismarck tetap menjabat sebagai perdana menteri, tetapi sekaligus menjadi kanselir Kerajaan Jerman.
Sebagai lembaga baru dibentuk dewan perwakilan rakyat, Reichstag, yang dipilih langsung, tetapi hak legislatifnya masih terbatas. Secara gigih Bismarck menentang liberalisme kiri, gerakan politik umat Katolik dan partai sosialis demokrat.
Di lain pihak diciptakan undang-undang jaminan sosial yang paling progresif di Eropa atas usahanya selama tahun 1880-an. Konflik berat dengan Kaisar Wilhelm II yang naik takhta pada tahun 1888 memuncak dalam pemecatan sang ”Kanselir Besi“ pada tahun 1890.
Nazi
Jerman Nazi atau Reich Ketiga merujuk terutama pada masa dari tahun 1933 sampai 1945, ketika Adolf Hitler memimpin negara Jerman sebagai diktator dan menyebarkan ideologi nasional-sosialisme (Nationalsozialismus). Reich adalah kata Jerman untuk "kerajaan". Disebut kerajaan ketiga karena kerajaan pertama adalah Kekaisaran Romawi Suci, sedangkan kerajaan kedua adalah Kekaisaran Jerman.
Dalam periode ini Jerman tumbuh dari negara yang kalah Perang Dunia I hingga menjadi salah satu kekuatan militer terbesar di dunia. Pada saat yang bersamaan juga berlaku politik rasis yang meninggikan bangsa Arya dan merendahkan ras-ras lain.
Terutama bangsa Yahudi didiskriminasi dan dikumpulkan untuk dibunuh di kamp konsentrasi. Selain orang Yahudi kaum Nazi juga mendiskriminasi dan membantai bangsa Gipsi (Roma dan Sinti) serta bangsa Slavia.
Jerman Nazi berakhir ketika mereka kalah Perang Dunia II melawan Uni Soviet dan kekuatan Sekutu yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Sebagai hasil dari kekalahan ini negara Jerman lantas dibagi menjadi Republik Federasi Jerman di barat dan Republik Demokratis Jerman di timur serta wilayahnya di timur sungai Oder dan Neisse diberikan kepada Polandia dan Uni Soviet.
Sejarah Jerman dimulai dengan didirikannya negara pada era Romawi Kuno pada abad ke-8, dan lalu berlanjut menjadi Kekaisaran Suci Romawi dari abad ke-9 sampai tahun 1806 . Pada kekuasaan terbesarnya, teritori kekaisaran ini terdiri dari Jerman, Austria, Slovenia, Ceko, Polandia Barat, Perancis timur, Swiss, dan Italia utara modern. Setelah pertengahan abad ke-16, ketika kehilangan banyak teritori, kekaisaran ini disebut sebagai "Kekaisaran Romawi Suci Negara Jerman".
Sejarah diikuti dengan Konfederasi Jerman tahun 1815–1866, Kekaisaran Jerman tahun 1871–1918, dan Republik Weimar tahun 1919–1933. Muncul Nazi Jerman Adolf Hitler tahun 1933–1945 dan pecahnya Perang Dunia. Setelah itu, muncul pengaruh setelah perang dengan terpecahnya Jerman dari 1945 sampai 1990 dan penyatuannya.
Tentang Nama Jerman
Nama bangsa Jerman (bahasa Indonesia mengambil dari nama yang dipakai dalam bahasa Inggris) dikenal dengan nama-nama yang berbeda: German (dengan variasinya, contohnya dipakai dalam bahasa Indonesia dan Inggris), Allemania (dengan variasinya, dipakai misalnya oleh bahasa Perancis, Spanyol, dan Arab), Saksa (dipakai oleh bahasa Finlandia) dan juga Deutsch (dengan variasinya, dipakai misalnya oleh bahasa Jerman, Swedia, dan Belanda).
Untuk lanjutan sejarah perkembangan Jerman bisa di download disini atau disini
Selengkapnya...
RUMUSAN MASALAH
I.I. KE SALAH PENGERTIAN TENTANG PR
1. PR adalah Personal Relation
Untuk menjadi PR harus memiliki kemampuan membina hubungan secara pribadi. Hal ini tidak seluruhnya salah tetapi bukan itu saja tugas dari seorang PR
2. PR adalah propaganda
Memang awal mula akar dari PR dari perang (lihat sejarah di atas). Pada masa perang memang PR digunakan untuk mengirim pesan yang salah untuk mematahkan semangat lawan. Propaganda dilakukan sepihak dan untuk kepentingan kemenangan satu pihak.
3. PR adalah Publisitas
Hal ini tampak pada lembaga pemerintah. Lembaga pemerintah lebih banyak menggunakan PR nya untuk hal ini. PR tidak lebih digunakan sebagai "press relations" yang tugasnya hanyalah mempublikasikan kebijakan pemerintah, menyusun jadwal temu wartawan serta membawa wartawan turut kunjungan ke daerah.
4. PR adalah iklan gratis
Berita yang dimuat di media dianggap sebagai iklan gratis sehingga banyak praktisi pemasaran berupaya memanfaatkan publikasi pers untuk mendapatkan keuntungan beriklan secara gratis. Padahal seperti diketahui bukan itu tujuan PR dan bukan itu pula tujuan berita.
5. PR adalah menjual senyum
Untuk menjadi PR harus cantik, pandai tertawa-senyum. Jika hanya ini yang dilakukan oleh PR maka sebuah perusahaan pasti akan kehilangan pamornya, apalagi di masa krisis. Pandangan seperti ini bahkan PR seperti yang no 1 masih banyak terjadi bahkan seperti baru – baru ini (sekitar 1 tahun yang lalu), media massa pernah mengangkat isue bahwa PR disamakan dengan hostess, dan frekuensi munculnya isu itu cukup sering. Memang media yang menayangkan hal itu bukan media terkemuka tetapi paling tidak masih ada tertancap di benak pembuat berita bahwa PR hanyalah sebatas senyum dan obral kemampuan personal.
I.II. PR sebagai Fungsi Manajemen
Lebih lanjut lagi supaya tidak terjebak dengan kesalahpengertian perlu digali definis – definisi tentang PR. Adapun definisi yang ada adalah sebagai berikut:
1. Cutlip and Center mendefinisikan Public Relations sebagai fungsi manajemen yaitu mengidentifikasi, memantapkan serta membina hubungan yang saling menguntungkan antara organisasi dengan publiknya baik dalam keadaan sukses maupun gagal.
2. Grunig mengembangkan definisi tersebut menjadi manajemen komunikasi antara organisasi dan publiknya.
3. Lawrence W.Long dan Vincent Hazelton mengembangkan sebuah definisi baru yang lebih modern dan memadai bahwa Public Relations adalah fungsi komunikasi melalui adaptasi organisasi, mengubah atau membina hubungan dengan lingkungan dengan tujuan bersama-sama mencapai tujuan dari organisasi.
Pendekatan ini menggambarkan bahwa Public Relations adalah lebih dari sekedar mempersuasi melainkan juga membantu mengembangkan kondisi komunikasi terbuka, saling pengertian/saling memahami dengan didasari ide bahwa organisasi juga mau berubah (dalam proses berperilaku dan bersikap) tidak hanya sebagi sasaran khalayak saja. Dapat dikatakan bahwa perusahaan dimungkinkan mengubah kebijakan sebagai hasil tindak lanjut dari dialog dengan lingkungannya.
Definisi tersebut hanyalah sebagian kecil dari definisi yang ada tentang PR. Mengacu pada definisi – definisi di atas, memaknai terminologi "fungsi manajemen" yang ada pada Public Relations, memiliki arti yang lebih dalam. Arti tersebut memuat jawaban atas pernyataan, untuk apa fungsi manajemen atau manajemen komunikasi yang dilakukan oleh Public Relations. Jawaban ini jelas bahwa Public relations berperan sebagai Pengelola Reputasi Organisasi. bukan Pemasar/Penjual dan bukan hanya melulu memliki aktifitas berhubungan dengan media atau seperti yang disebut di atas.
Dari definisi di atas tampak bahwa PR adalah fungsi manajemen bukan adminsitratif. Secara lebih dalam lagi pada sessi atau mata kuliah yang lain akan dibahas mengenai posisi PR sebagai koalisi dominan yang duduk di leher struktur yang bertindak sebagai fungsi manajemen sehingga kurang tepat jika PR hanya didudukkan sebagai bagian dari marketing, SDM, atau jika kita lihat di pemerintah tidak kurang PR atau Humas hanyal bagian dari seksi. Dalam hal penempatan PR ada beberapa klasifikasi penempatan dan pemanfaatan PR pada sebuah organisasi:
Beberapa organisasi menempatkan Public Relations pada hirarkhi tinggi di perusahaan, memiliki garis pelaporan langsung kepada pimpinan atau kepala administrator. Beberapa menempatkan fungsi Public Relations pada posisi yang lebih rendah, memiliki hubungan pelaporan dengan bagian pemasaran, personalia, legal atau pengambil keputusan lain di tingkat yang lebih tinggi.
Beberapa organisasi menempatkan Public Relations pada unit tersendiri sementara itu ada beberapa organisasi yang menempatkan Public Relations pada beberapa unit dalam departemen di organisasi.
Beberapa organisasi menggunakan konsultan dari luar organisasi/perusahaan, beberapa menggunakan Public Relations dari internal perusahaan bahkan ada yang menggabungkan keduanya (Grunig,1992;396)
Melihat definisi PR seperti di atas maka tampak bahwa kata kunci dari PR adalah :
Kesengajaan: Aktifitas PR adalah aktifitas yang disengaja. Dibentuk untuk mempengaruhi, meraih pemahaman bersama, menyediakan informasi, dan mendapatkan umpan balik
Terencana: Aktifitas Public Relation adalah terogranisir, pada kurun waktu tertentu, sistematis, menggunakan riset dan analisa.
Mengutamakan performance: Public Relations yang efektif didasarkan pada kebijakan aktual dan kinerja.
Mengutamakan kehendak masyarakat (public interest): Aktifitas atau kegiatan Public Relations hendaknya didasarkan pada tujuan yang saling menguntungkan antara organisasi dan publiknya.
Komunikasi dua arah: Selain menginformasikan sesuatu, Public Relations membutuhkan umpan balik dari khalayaknya sehingga model komunikasi yang digunakannya adalah dua arah.
Fungsi Manajemen: Public Relations menjadi efektif apabila menjadi bagian dari keseluruhan manajemen dan didukung oleh top manajemen. Public Relations berfungsi sebagai konseling dan pemecah masalah di tingkat top manajemen bukan sekedar hanya mendesiminasikan informasi setelah keputusan dibuat (Wilcox, 1998:4-8)
Secara umum PR sebagai fungsi manajemen dan sedikit tentang keberadaan PR dalam sebuah perusahaan sudah di bahas. Berikut ini secara khusus akan dibahas apa peran, fungsi, model komunikasi, aktifitas serta kompetensi yang dibutuhkan bagi seorang PR
I.III. Peran PR dalam Organisasi
Sebetulnya memformulasikan apa peran PR dalam organisai bukanlah hal yang mudah. Beberapa penulis mencoba memetakan bahwa pada dasarnya peran PR dalam sebuah organisasi adalah sebagai berikut:
1. Communication Tehnician
Beberapa praktisi memasuki dunia PR ini sebagai teknis. Pada tahap ini kemampuan jurnalistik dan komunikasi sangat diperlukan. PR diarahkan untuk berperan menulis, menulis news letter, menulis in house journal, menulis news release, menulis feature, dll.
Biasanya praktisi dalam peran ini tidak hadir pada saat manajemen menemui kesulitan. Mereka tidak dilibatkan dalam manajemen sebagai pengambil keputusan. Peran mereka lebih ke arah penulisan tools dan mengimplementasikan program. Mereka sebagai "the last to know"
Untuk Bab II dan selanjutnya, Dowload disini Gratis.
Dengan beberapa pengeditan dan sumber tambahan, untuk tugas mata kuliah Hubungan Internal External.

Public Speaking
5W1H
Apakah Pengertian dari Public Speaking?
Apakah Pengertian dari Public Speaking?
Public Speaking Adalah proses berbicara kepada sekelompok orang dalam struktur, secara sengaja ditujukan untuk menginformasikan, mempengaruhi, atau hiburan untuk pendengar. Seni dan ilmu umum berbicara Berbicara di depan umum, seperti dalam bentuk komunikasi, ada lima elemen dasar, sering dinyatakan sebagai "yang menyatakan apa yang menggunakan media apa dengan efek apa?" The purpose of public speaking can range from simply transmitting information, to motivating people to act, to simply telling a story . Tujuan umum dapat berbicara cukup informasi, untuk memotivasi orang untuk bertindak, cukup jitu untuk sebuah cerita. Good orators should be able to change the emotions of their listeners, not just inform them.
Orator yang bagus harus mampu mengubah emosi pendengar, bukan hanya memberitahu mereka. Public speaking can also be considered a discourse community . Interpersonal communication and public speaking have several components that embrace such things as motivational speaking, leadership/personal development, business, customer service, large group communication, and mass communication. Publik speaking juga dapat dianggap sebagai wacana masyarakat. Interpersonal komunikasi publik dan berbicara ada beberapa komponen yang merangkul hal-hal sebagai Motivational berbicara, kepemimpinan / pengembangan pribadi, bisnis, layanan pelanggan, komunikasi kelompok besar, dan komunikasi massa. Public speaking can be a powerful tool to use for purposes such as motivation, influence, persuasion, informing, translation, or simply entertaining. Publik speaking dapat menjadi perangkat canggih digunakan untuk keperluan seperti motivasi, pengaruh, kepercayaan, informasi, terjemahan, atau sekedar menghibur.
Siapa Public Speaking itu?
Publik speaking adalah orang yang, baik terbiasa atau pun baru yang berbicara di depan public, public speaking ini biasanya perwakilan suatu perusahaan atau PR dan juga para presenter, MC, komedian atau siapa pun yang sedang atau telah berbicara di depan orang banyak maka dia disebut public speaking.
Public Speaking ialah orang-orang atau individu yang sengaja berbicara di depan orang banyak untuk menyampaikan sesuatu yang merupakan kebutuhan public. Public speaking biasanya membicarakan atau mengumumkan tentang suatu hal yang penting yang harus diketahui oleh public, tetapi dewasa ini public speaking juga ada yang bertujuan untuk menghibur dan mempengaruhi audiens yang mendengarnya sehingga terjadi pergeseran nilai public speaking itu sendiri, saat ini banyak yang menilai bahwa siapapun yng berbicara didepan orang banyak yang membicarakan sesuatu kepada public maka dia disebut public speaking.
Kenapa Public Speaking diperlukan?
Public Speaking ada karena ada banyak hal yang harus di ucapkan atau disampaikan oleh satu orang artinya tidak banyak orang yang menyampaikan agar proses penerimaan pesan atau apa yang diucapkan oleh public bisa terserap dengan baik. Public speaking juga ada karena kebutuhan public akan informasi yang satu arah artinya tidak banyak sumber yang berbicara sehingga tidak terjadi simpang siur dalam proses pemahaman dan juga public speaking disiapkan untuk keadaan yang tidak terduga sehingga selalu siap kapan saja (ini biasanya tugas seorang PR atau Humas).
Kapan public Speaking diperlukan?
Publik speaking bisa dilakukan dan ditemui kapan saja, ketika ada yang menjelaskan kepada orang banyak atau pun seorang pedagang yang melayani pembeli, dokter yang menjelaskan kepada pasien ataupun pelawak yang sedang beraksi di panggung semuanya disebut public speaking apalagi seorang Humas ataupun Public Relations mereka adalah public speaking yang setiap saat akan di uji atau selalu melakukan proses public speaking. Setiap saat semua orang akan melakukan proses public speaking jadi sebaiknya setiap orang harus mempunyai keahlian berbicara didepan orang banyak jadi jika sewaktu-waktu mereka harus melakukan public speaking maka akan bisa mengatasinya.
Dimana Public Speaking dibutuhkan?
Dimana pun dan dalam hal apapun public speaking sangat dibutuhkan, Di Indonesia, kesadaran akan public speaking akhir-akhir ini mulai mencuat Hal ini memang tak lepas dari sifat public speaking yang memang selalu dibutuhkan oleh setiap orang, diberbagai profesi dan diberbagai pekerjaan. Apakah Anda seorang pedagang/businessman? anda tentu perlu mempresentasikan produk anda secara persuasif, sehingga pembeli langsung take action membeli produk anda? Apakah Anda seorang karyawan? anda tentu akan memakai ilmu public speaking untuk mengutarakan ide/gagasan anda di dalam rapat dengan yakin dan terorganisisir.
Apakah Anda seorang dokter? anda tentu perlu menjelaskan kepada pasien anda secara informatif tentang penyakitnya.
Apakah Anda seorang trainer? tentu saja anda perlu menguasai ilmu public speaking dengan sangat baik, agar audience anda mampu menerima materi yang anda berikan...Bahkan, jikalau Anda hanya ibu rumah tangga sekalipun Anda tetap memerlukan public speaking, untuk berkomunikasi dengan suami, atau untuk memberikan arahan kepada anak-anak anda secara baik dan berbicara dengan empati.
Keahlian Public speaking ibarat keahlian berenang, naik sepeda, menyetir mobil dan mengendarai motor.. Merupakan keahlian yang bisa dimiliki oleh setiap manusia. Ia bisa dipelajari oleh siapapun. Kemampuan berbicara didepan publik milik siapa saja. Dasar dari semuanya adalah kemauan, latihan dan latihan.
Bagaimana
Public Speaking merupakan suatu proses penyampaian atau berbicara didepan publik untuk menyampaikan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan publik akan informasi yang tidak bertendensi menjadi informasi yang simpang siur maka dibutuhkan publik speaking. Publik speaking itu seharusnya dimiliki oleh setiap orang karena pada dasarnya setiap orang akan mempunyai kesempatan untuk berbicara didepan orang-orang, sekalipun bukan dalan forum atau ditempat rapat tetapi aktifitas publik speaking tetap dapat dijumpai dimanapun bahkan dalam tempat bermain pun akan ada aktifitas publik speaking. Bahkan saat ini pelawak pun bisa masuk kategori public speaking karena dia bisa berbicara didepan orang banyak sehingga jika dilihat dari arti bahasa publik speaking itu sendiri maka pelawak termasuk kategori publik speaking.
Maka seharusnya setiap orang wajib berlatih menjadi publik speaking, publik speaking mungkin bagi sebagian orang adalah suatu aktifitas yang patut dihindari karena bisa membuat keringat dingin mengalir dari ujung kepala hingga ujung kaki tetapi bagi yang sudah terbiasa menjadi publik speaker maka orang tersebut akan ketagihan untuk menjadi publik speaker terus menerus bahkan akan membuat ide-ide atau trik-trik baru dalam aktifitas publik speaking yang ia lakukan dan kemudian mereka bisa mengajarkan keahlian tersebut kepada orang lain.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar publik speaker bisa menjadi publik speaking yang baik atau sukses, seperti;
1. menguasai materi yang akan disampaikan sehingga ketika proses publik speaking sedang berjalan tidak akan mengalami orang yang seperti kehilangan kata dan suara
2. kuasai audien dengan cara diajak berdialog sehingga akan timbul keakraban antara publik speaking dan audien sehingga mengurangi tingkat nervous yang kerap menghantui para publik speaker.
3. kontak mata harus dilakukan oleh publik speaker agar terjadi hubungan emosional antara audiens dan publik speaker sehingga audiens bisa respect terhadap publik speaker
4. Gunakan Intonasi yang baik agar suara yang keluar atau yang didengar bisa membuat audiens menikmati apa yang anda kemukakan
5. gunakan para bahasa agar bisa membantu anda jika sewaktu-waktu anda lupa tentang bagian materi mana yang belum disampaikan
6. sewaktu-waktu gunakan waktu luang atau ketika tidak menyampaikan materi gunakan untuk ”bercanda” dengan audiens agar suasana yang tercipta bisa lebih hangat.
7. Hindari kata ”eu..eu..eu..eu” karena ketika anda menggunakan kata ini untuk proses berpikir kata apa yang harus anda ucapkan maka itu akan terjadi terus menerus dan akan semakin membuat anda gugup maka untuk mengatasinya gunakan lah bahsa non verbal atau para bahasa.
Download Here
Selengkapnya...
