gdpermana' blog

"The Simple Blog..."

7:25 AM

Pemilu, berhasilkah ia…

Diposkan oleh Admin

April 9, 2009..

Dimana tanggal itu merupakan tanggal terjadinya “pesta demokrasi” yang disebut-sebut sebagai demokrasi paling oke sejagad raya.


Well untuk kata “sejagad raya” mungkin kita acungkan jempol lah untuk negeri kita. Tapi…… dibalik kata itu menyisakan banyak cerita yang mungkin tidak bisa di ceritakan dalam satu malam..

Mulai dari caleg yang setres karena kalah dan abis modal, mobil yang di jual, rumah yang disita dan deposito yang dikuras sampai kepada partai yang “gulung tikar” karena sepi peminat. Dan dibalik kata paling oke sejagad raya juga ada yang patut kita cermati dan kita analisa, dari mana kah kata itu berasal ketika kita tahu kenyataannya bahwa pemilu di Indonesia begitu banyak persoalan yang mendasar yang sebenarnya wajib kita pertanyakan kepada sang penanggung jawab baik itu BPS atau Badan Pusat Statistic, KPU, dan Pemerintah. Mulai dari jumlah DPT yang bermasalah, kertas surat suara yang bermasalah hingga TPS yang ditemukan fiktif, ini semua merupakan perangkat dasar untuk pelaksanaan Pemilu tahun ini selain tentunya partai dan calegnya.


Hasil Sementara

Saat ini mungkin KPU dan lembaga riset dan survey sedang bingung menghitung, KPU menghitung untuk secepatnya mempublikasikan data yang valid sementara lembaga riset dan survey menghitung secepat dan seakuratnya supaya lembaga riset dan survey tersebut naek pasarannya. Tak bisa dipungkiri, ketika hasil lembaga survey tidak berbeda jauh dengan KPU maka lembaga survey tersebut pun akan menjadi “jagoan” partai dalam menghadapi Pilpres mendatang. Untuk kemudian partai bisa bertindak apa yang harus dilakukan ketika partai sudah berkonsultasi dengan lembaga survey yang tahun demi tahun makin marak.
Dan inilah hasil sementara dari KPU

Hasil Sementara Pemilu 2009

Sumber: KPU
Minggu, 12/04/2009 20:41 WIB
No Partai Politik Jumlah Suara Persentase
1 Demokrat (31) 650.584 20,40%
2 PDIP (28) 468.228 14,68%
3 Golkar (23) 463.554 14,54%
4 PKS (8) 271.686 8,52%
5 PAN (9) 208.133 6,53%
6 PPP (24) 170.414 5,34%
7 PKB (13) 165.308 5,18%
8 Gerindra (5) 144.692 4,54%
9 Hanura (1) 113.253 3,55%
10 PBB (27) 56.434 1,77%
11 PKPB (2) 49.477 1,55%
12 PKNU (34) 41.356 1,30%
13 PDS (25) 34.455 1,08%
14 PPRN (4) 33.356 1,05%
15 PKPI (7) 30.934 0,97%
16 PPD (12) 28.500 0,89%
17 PDP (16) 27.885 0,87%
18 PBR (29) 27.034 0,85%
19 PPPI (3) 21.662 0,68%
20 Barnas (6) 21.300 0,67%
21 PDK (20) 17.837 0,56%
22 RepublikaN (21)14.021 0,44%
23 PMB (18) 13.590 0,43%
24 PNBK (26) 12.239 0,38%
25 Kedaulatan (11)10.626 0,33%
26 PIS (33) 10.625 0,33%
27 PPI (14) 10.377 0,33%
28 Patriot (30) 9.771 0,31%
29 PPIB (10) 8.915 0,28%
30 Pelopor (22) 8.859 0,28%
31 PNI M (15) 8.333 0,26%
32 PKDI (32) 8.077 0,25%
33 Pakar Pangan (17) 7.089 0,22%
34 Partai Buruh (44) 6.035 0,19%
35 PPDI (19) 4.081 0,13%
36 PSI (43) 3.825 0,12%
37 PPNUI (42) 3.354 0,11%
38 Merdeka (41) 3.222 0,10%
39 PAAS (35) 0 0,00%
40 PDA (36) 0 0,00%
41 Partai SIRA (37) 0 0,00%
42 PRA (38) 0 0,00%
43 Partai Aceh (39) 0 0,00%
44 PBA (40) 0 0,00%
Jumlah 3.189.121 100%

Sementara ini adalah kutipan yang saya ambil dari detik.com, yang menyebutkan jumlah DPT tahun ini mencapai 171.265.442.
“Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya mengumumkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2009 pasca keluarnya peraturan pemerintah pengganti undang undang (perpu) Nomor 1 Tahun 2009. Jumlah pemilih bertambah 197.775. Sehingga, total DPT adalah 171.265.442.
”Jadi DPT bertambah, jika sebelumnya DPT adalah 171.068.667, sekarang adalah 171.265.442,” kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Kamis (12/3/2009). Hafiz mengatakan jumlah pemilih dalam negeri adalah 169.789.595. Jumlah ini bertambah dari DPT yang diumumkan pada 24 November 2008 sebesar 169.558.775. Saat ini pemilih luar negeri adalah 1.475.847, adapun sebelumnya pemilih luar negeri adalah 1.509.892.”


Mungkin masih terlalu pagi untuk menyebutkan pemenangnya adalah Partai Demokrat, karena Jumlah DPT yang ada sebanyak 171.265.442 sementara suara yang terkumpul baru mencapai 3.189.121, tetapi masih ada pemenang yang lain dari luar partai, yaitu surat suara tidak sah atau golput ataupun suara yang tidak sah karena pemilih “tidak ngerti” cara mencoblos. Untuk Golput, ini adalah uji efektifitas fatwa MUI tentang golput yang sebelumnya telah saya bahas bulan lalu.


Tetapi jika komposisi 1,2 dan 3 tidak berubah maka menurut beberapa pengamat mengatakan bahwa “Pemilu tahun ini gagal, karena pemilih memilih partai Demokrat hanya melihat dari figure seorang SBY yang merupakan “pentolan” atau Dewan Pembina Partai Demokrat tetapi pemilih tidak melihat dari sisi kualitas partai atau tidak melihat dari apa yang telah di lakukan oleh partai”.
Dan sayangnya pemilh pun mungkin terbuai dari apa yang telah dilakukan pemerintahan SBY yang telah menurunkan “kembali” BBM, padahal sebenarnya turunnya BBM itu adalah hal yang sangat logis di lakukan karena memang di pasaran dunia sudah turun artinya itu bukan “murni” prestasi pemerintah yang patut di banggakan atau menjadi referensi untuk memilih demokrat dengan SBY-nya, karena siapa pun pemerintahannya menurunkan BBM itu sudah harus dilakukan dan tidak dengan berturut-turut atau bertahap tapi bisa dilakukan dengan turun sekaligus.


Terlepas dari siapa yang menang dan siapa yang kalah, kita harus ikut mengapresiasi hasil pemilu nantinya untuk menunjukan jiwa kebangsaan kita sebagai anak bangsa yang turut andil memajukan Indonesia dan mungkin memang seharusnya setiap Presiden tidak di bebani dengan hanya menjabat 5 tahun ganti tapi berilah kesempatan lebih banyak agar program yang dijalankan benar-benar terlaksana, logikanya adalah dengan luas Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan jumlah penduduk yang mencapai hampir 300juta jiwa sangat sulit untuk memajukan Indonesia kepada taraf yang lebih baik. Soeharto pun membawa Indonesia kepada yang lebih baik tidak dalam 5 tahun walaupun soeharto kemudian memberikan beban yang sangat berat terhadap rakyat Indonesia.


Maju Indonesia, berkibarlah Sang Saka Merah Putih dan terbang tinggilah Burung Garuda merupakan Impian saya yang sangat ingin dan berharap Indonesia menjadi satu kekuatan Dunia yang tidak dipandang sebelah mata.


Merdeka!!!!!!!

Selengkapnya...