gdpermana' blog

"The Simple Blog..."

7:18 AM

Mengatasi Insomnia

Diposkan oleh Admin

Kurang Tidur atau susah tidur merupakan gejala yang sudah lama ada tetapi kebanyakn bagi penderita itu bukan merupakan suatu penyakit, tetapi dalam sebuah jurnal Psychologi Today tahun 1986, dikatakan bahwa insomnia merupakan problematika psikis atau penyakit fisik atau sama dengan memiliki beberapa penyakit yang harus di obati. Dari pandangan seorang Dokter yang bernama Dr. Nino Murcia yang memimpin klinik Insomnia di Stanford AS, mengatakan bahwa “belum pernah ada penderita insomnia memiliki insomnia karena satu factor saja, melainkan banyak factor”.


Susah tidur ini atau yang biasa disebut Insomnia ternyata memiliki tiga jenis insomnia :

  1. Insomnia Transient (artinya cepat berlalu) insomnia seperti ini hanya terjadi beberapa malam saja.
  2. Insomnia jangka pendek, insomnia seperti ini akan berlangsung beberapa minggu dan kemudian akan kembali normal,
  3. Insomnia Kronis, berlangsung lebih dari 3 minggu.


Beberapa factor insomnia yaitu :

  1. Faktor psikologi : stress yang berkepanjangan paling sering menjadi penyebab dari insomnia jenis kronis, sedangkan berita-berita buruk gagal rencana dapat menjadi penyebab isomnia jenis transient.
  2. Problem psikiatri : depresi paling sering ditemukan. Bangun lebih pagi dari yang tidak di inginkan merupakan gejala umum dari awal depresi, cemas, neorosa, dan gangguan prikologi lainnya sering menjadi penyebab dari gangguan tidur.
  3. Sakit fisik: Sesak nafas pada orang yang terserang asma, sinus, flu sehingga hidung yang tersumbat dapat menjadi gangguan ketika tidur.Selama penyebab fisik tersebut belum dapat ditanggulangi maka penyakit susah tidur akan tetap terjadi.
  4. Faktor lingkungan: lingkungan yang bising seperti lintasan pesawat jet, rel kereta api, pabrik atau bahkan TV tetangga dapat menjadi faktor penyebab susah tidur.
  5. Gaya hidup : Alkohol, rokok, kopi, obat penurun badan, jam kerja yang tidak teratur, merupakan penyebab tidak bisa cepat tidur.

Dampak dari insomnia yang akan menyerang tubuh kita, yaitu :

  1. adalah akan berkurangnya daya tahan tubuh sehingga akan semakin memicu kita terkena serangan penyakit lain, karena tubuh kita memang telah diatur sedemikian rupa untuk suatu keseimbangan metabolisme fisik yang akan mengatur kesehatan kita, dan tidur juga berfungsi untuk menata kembali keseimbangan fisik setelah sekian lama terjaga dan kelelahan.
  2. Susah tidur akan berpengaruh terhadap stabilitas emosi sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari. Dalam lingkungan kerja pun akan mengurangi motivasi kerja, konsentrasi, ketelitian, kreativitas dan produktivitas kerjanya. Dalam hal lain misalnya seperti berkurangnya minat untuk baca, belajar dan akan membuat penderita lebih mudah stres.

Ada beberapa macam usaha yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan insomnia :
1. Tidurlah sebanyak yang anda perlukan untuk istirahat.
2. Miliki jadwal tidur yang rasional
3. Jangan bekerja saat hendak tidur
4. Buat kamar tidur mempunyai udara yang segar
5. Kurangi cahay yang membuat mata tetap terjaga
6. Minumlah coklat hangat atau susu coklat hangat
7. Hindarkan merokok pada saat hendak tidur atau 1 jam menjelang tidur
8. Olahraga ringan 6 jam menjelang tidur
9. Hilangkan semua pekerjaan-pekerjaan atau tugas yang belum selesai
10. Hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut jika insomnia terus
berkelanjutan.


Dikutip dari beberapa sumber : nusaindah.tripod.com dan sinarharapan
Selengkapnya...

7:22 AM

HIV AIDS, mistery

Diposkan oleh Admin


Dr. Stefan Lanka Membongkar “Penipuan HIV”

Terungkapnya Gambaran Palsu “Virus Terisolasi”



Menjelang hari HIV AIDS sedunia, jadi saya re-post dari lagi deh tentang aids, yang sudah minta ijin ke yang empunya artikelnya, jadi aman deh..hehe sekalian emang lagi gada ide..hehe

Dr. Stefan Lanka, seorang virologist dan biologist molekular, dikenal secara internasional sebagai “kritikus AIDS” (dan mungkin “kritikus genteknologi”) sejak tahun 1994 meragukan akan “keberadaan” HIV. Beberapa tahun yang lalu, dia tertarik dengan fakta yang mendebarkan hatinya, yaitu: TAK SATUPUN (relevan secara medis) HIV yang ada benar-benar berhasil terisolasi. Tidak ada bukti sama sekali akan keberadaan mereka.

Sebenarnya, Dr. Lanka telah menyatakan 3 tahun yang lalu dalam Zenger´s interview: “Sampai saat ini, selama saya mempelajari virology, dari akhir sampai awal dan dari awal sampai akhir, saya yakin bahwa HIV itu sebenarnya tidak ada. Adalah mudah bagi saya untuk yakin akan hal ini karena saya menyadari bahwa seluruh kelompok virus dimana dipercaya sebagai HIV, yaitu para retrovirus, begitu juga dengan virus lainnya yang diklaim sangat berbahaya, pada kenyataannya sama sekali tidaklah pernah ada.

Demikianlah ia dengan seksama mempelajari lagi literatur “virus berbahaya lainnya” dan setelah tidak menemukan bukti tertulis yang mendukung keberadaan HIV, dia mendorong semua orang untuk TIDAK MEMPERCAYAINYA tapi untuk langsung bertanya sendiri kepada institusi dan pemerintah. Inipun terjadi dan kebanyakan dari inisiatif para ibu-ibu. Banyak respon bermunculan. Di September 2001, buku Stefan Lanka dan Karl Krafeld berbahasa Jerman “Impfen – Völkermord im dritten Jahrtausend?” (Vaksinasi – Genocide di Milenium Ketiga?) dipublikasikan dimana mereka menyatakan bahwa sampai sekarang belum ada bukti akan keberadaan HIV.


Hampir satu tahun Lanka bertanya kepada pemerintah, politikus, dan institusi medis setelah bukti ilmiah dari keberadaan virus-virus yang dikatakan sebagai penyebab suatu penyakit dan dengan demikian diperlukan “imunisasi”. Setelah hampir satu tahun Lanka tidak pernah mendapatkan jawaban konkrit yang menyediakan bukti akan keberadaan virus-virus yang perlu di vaksin tersebut. Namun hal ini mencemaskan karena mengetahui bahwa anak-anak di Jerman masih tetap divaksinasi atas dasar standar ilimiah abad 18 dan 19.

Di abad 19, Robert Koch dituntut untuk bisa membuktikan dalilnya akan adanya virus yang menyebabkan infeksi. Di era Koch saat itu, bukti seperti ini tidak bisa dilakukan lewat visualisasi dan penggambaran virus, karena belum ada teknologi yang menunjangnya. Jadi saat itu Koch tidak mungkin bisa memberikan bukti secara visualisasi. Metode medis modern telah banyak berubah selama 60 tahun ini dalam hal partikel dengan ditemukannya mikroskop elektron. Dan sebenarnya, semua virus yang dianggap berbahaya dan perlu diberi vaksin ini ternyata belum pernah diperiksa ulang oleh mikroskop elektron ini!

Semua foto di bawah ini tidak bisa diklaim sebagai virus, karena foto-foto tersebut tidak bisa dibuktikan sumber aslinya dan tidak bisa mendeskripsikan akan bagaimana dan darimana virus ini diisolasi. Publikasi semacam ini tidak diketahui sumber aslinya. Selama ini belum ada bukti ilimiah yang mendukung teori atau dalil Koch, begitu juga bukti bahwa virus-virus berbahaya yang perlu diberi vaksin telah berhasil diisolasi langsung dari tubuh manusia.

  1. Kebanyakan dari foto-foto seperti ini ditampilkan berwarna-warni. Ini cukup sebagai bukti bahwa mereka adalah manipulasi designer komputer, karena foto mikroskop elektron selalu hitam putih.
  2. Gambaran di bawah ini yang disebut sebagai virus HIV, campak (Masern), dan cacar (Pocken), sebenarnya merupakan sel tempat virus-virus tersebut ditemukan. Jadi foto-foto ini bukanlah gambaran isolasi virus. Mereka hanya menunjukkan gambaran sel-sel dan partikel endogenous umum. Struktur-struktur ini diketahui berfungsi sebagai media transportasi di dalam dan antar sel.hiv10 measle10 smallp101
  3. Dalam kasus virus influenza, herpes, vaccinia, polio, adeno dan ebola, tiap-tiap foto hanya menunjukkan partikel tunggal. Tak seorang pun yang meng-klaim foto-foto ini sebagai partikel yang terisolasi asli dari tubuh manusia. Partikel-partikel ini merupakan partikel sel yang ada di foto-foto nomer 2, dimana partikel-partikel tersebut berkembang dari manipulasi laboratorium sebelum dilihat dengan mikroskop elektron.



  4. Virus polio “terisolasi” di bawah ini adalah partikel “buatan” dari manipulasi lab dengan teknik vacuum. Struktur partikel ini sangat berbeda dengan “virus” di dalam sel (no 2).
  5. Foto “virus” hepatitis B di bawah ini bukanlah struktur yang terisolasi, tapi merupakan suatu aglutinasi (suatu bentuk pelekatan kelompok). Foto ini adalah protein dalam darah yang menempel satu sama lain yang biasa terjadi pada proses koagulasi.

Kesimpulannya, bisa dikatakan bahwa foto-foto di atas adalah suatu usaha manipulasi atau penipuan dari para peneliti dan ilmuwan medis terkait, dengan mengatakan bahwa ini semua adalah virus-virus yang terisolasi. Sampai sejauh mana penipuan ini mungkin juga berkonspirasi dengan para jurnalis dan penulis, Lanka dan teman-teman tidak tahu pasti. Siapapun yang memulai penelitian untuk membuktikan dalil Koch, akan selalu mengalami kegagalan.

Tidaklah mungkin sebutan “virus” yang berasal dari abad 18 dan 19 ini memang benar-benar ditemukan oleh Koch karena mikroskop elektron baru ditemukan di tahun 1931. Dan untuk menutupi “kejanggalan” ini, virus “aspal” (asli tapi palsu) ini seringkali mereka “gambarkan” bukannya mereka isolasi. Kemudian mereka menggunakan logika yang dibuat-buat untuk memalsukan efek samping dan bahaya vaksinasi hepatitis B, cacar, dan campak. Gambar atau foto-foto di atas yang diambil dari suatu buku medis sebenarnya hanya menunjukkan struktur yang ada di dalam sel, bukannya virus yang terisolasi.



artikel ini telah mendapat persetujuan untuk di publish di blog saya.. untuk pertanyaan sekitar penyakit ini silahkan langsung mengunjungi blog yang punya artikel ini healindonesia

Selengkapnya...

5:50 AM

Stone Kidney

Diposkan oleh Admin


Stone kidney
Kidney stones are small stones that form in the kidneys and move down in the pipe e urine (ureter).
These stones which cause pain at the puncture back down, channel urine or stomach underneath.
In the bladder, stones can clog channels urine (urethra) and the small void that is difficult and painful exit.

Composition of kidney stones:
1. calcium
2. oxalate
3. phosphate

Causes:
1. Drink less so that the body's metabolic system is not running optimally. Fluid
needed to take a variety of poisons in the body is not sufficient. This resulted
in the urin experience so that condensation forms, such as grain stone.
2. The body produces acid strand in the blood is too excessive
3. Infections that occur in the kidneys form kidney stones ease.
4. Genetic factors. If found one family member suffering from kidney stones, is
almost possible to seed the same potential.

Foods that should be avoided for people with kidney stones:
1. Rhubarb
2. Spinach
3. Soybean Crackers
4. Beans
5. Brown
6. Sweet potatoes


Fruits that contain oxalate in the medium size, but that can be consumed with the appropriate measure:
1. Wine
2. Celery
3. Gtits
4. Green pepper
5. Raspbery red
6. Fruit cake
7. Strawberry
8. Marmalade
9. Liver


Facts about kidney stones:
1. Scientists find a kidney stone on the mummy of Egypt's oldest aged 7000 years.
2. According to the medical record, as many as three million patients have complaints
on the kidneys, and half a million into its emergency room because it detected a
kidney stone.
3. Most kidney stones will come out by itself without the intervention of the
medical. This is the normal scale. But if the disease is severe, required more
handling by doing surgery.
4. From the survey, the Caucasus has more potential kidney stone disease compared to
the Afro-American.
5. Usually men will experience kidney stones at the age of 40 years and increases
dramatically when the reach the age of 70 years. Meanwhile, women around the age
of 50 years.



Signs:
1. The first complaint that is felt very sharp pain, or severe on the lower back,
waist or the bottom of the stomach, or specifically the male sex organ in the base.
2. Sometimes the urine channel stopped so difficult to dispose of urine, or can not
do at all. Blood will out when people began to move small
3. Urinary system infections may occur simultaneously.



Action:
1. Drink lots of water.
2. If the patient does not improve the drinking water or if he has fever, he must
take pills sulfonamid, ampicillin, or tetracycline. Note carefully about its
dosage and warnings.
3. Also give aspirin or paregoric and other antispasmodik
4. Try urinating in a lie. This sometimes makes a stone in the urine matrix scrolling
back and release the cork on a hole for the mouth of the channel urine
5. In the case of heavy, ask for the help of a doctor. Sometimes surgery is needed
(surgery).

Medicine

Small stones that do not cause symptoms, or stoppage of infection, usually does not need treated. Drinking lots of fluids will increase the formation of urine and water to help remove some of the stone; if the stone was removed, so do not need treatment immediately. Kolik renalis be reduced by the sedative drug. Stone in the pelvis the ureter or renalis the top of the measuring 1 centimeter or less can often be solved by ultrasonic waves (extracorporeal shock wave lithotripsy, ESWL). Fraction of stone will be removed in the urine of water. Sometimes a stone was through a small slice in the skin (percutaneous nephrolithotomy, nefrolitotomi perkutaneus), followed by ultrasonic treatment. Small stones in the lower part of the ureter can be lifted with the endoscope is inserted through uretra and into the bladder. Stone sour nerves sometimes will gradually dissolve in the water environment of urine basa (for example by giving potassium citric), but other stones can not be solved this way. Stone sour greater muscle, which caused the stoppage, should be appointed through the surgery. There is a stone struvit indicate the occurrence of channel urine infection, so antibiotics are given.


from my other blog
Selengkapnya...

9:58 PM

Gejala dan Pengobatan Cacar Air

Diposkan oleh Admin

Sobat semua tahu kan Cacar Air, penyakit yang suka bikin gatel banget dan biasanya dapet penyakit ini waktu kecil dan setelah itu sampe besar ga akan dapet lagi penyakit ini, tapi gimana yah kalau pas kita jadi dewasa dapet penyakit ini?
berikut ini beberapa keterangan tentang penyakit Cacar Air yang diambil dari berbagai sumber..


Cacar air atau Varicella simplex adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster. Penyakit ini disebarkan secara aerogen.

Gejala

Pada permulaannya, penderita akan merasa sedikit demam, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah. Gejala-gejala ini khas untuk infeksi virus. Pada kasus yang lebih berat, bisa didapatkan nyeri sendi, sakit kepala dan pusing. Beberapa hari kemudian timbullah kemerahan pada kulit yang berukuran kecil yang pertama kali ditemukan di sekitar dada dan perut atau punggung lalu diikuti timbul di anggota gerak dan wajah.

Kemerahan pada kulit ini lalu berubah menjadi lenting berisi cairan dengan dinding tipis. Ruam kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal sehingga dapat tergaruk tak sengaja. Jika lenting ini dibiarkan maka akan segera mengering membentuk keropeng (krusta) yang nantinya akan terlepas dan meninggalkan bercak di kulit yang lebih gelap (hiperpigmentasi). Bercak ini lama-kelamaan akan pudar sehingga beberapa waktu kemudian tidak akan meninggalkan bekas lagi.

Lain halnya jika lenting cacar air tersebut dipecahkan. Krusta akan segera terbentuk lebih dalam sehingga akan mengering lebih lama. kondisi ini memudahkan infeksi bakteri terjadi pada bekas luka garukan tadi. setelah mengering bekas cacar air tadi akan menghilangkan bekas yang dalam. Terlebih lagi jika penderita adalah dewasa atau dewasa muda, bekas cacar air akan lebih sulit menghilang.



Waktu karantina yang disarankan

Selama 5 hari setelah ruam mulai muncul dan sampai semua lepuh telah berkeropeng. Selama masa karantina sebaiknya penderita tetap mandi seperti biasa, karena kuman yang berada pada kulit akan dapat menginfeksi kulit yang sedang terkena cacar air. Untuk menghindari timbulnya bekas luka yang sulit hilang sebaiknya menghindari pecahnya lenting cacar air. Ketika mengeringkan tubuh sesudah mandi sebaiknya tidak menggosoknya dengan handuk terlalu keras. Untuk menghindari gatal, sebaiknya diberikan bedak talk yang mengandung menthol sehingga mengurangi gesekan yang terjadi pada kulit sehingga kulit tidak banyak teriritasi. Untuk yang memiliki kulit sensitif dapat juga menggunakan bedak talk salycil yang tidak mengandung mentol. Pastikan anda juga selalu mengkonsumsi makanan bergizi untuk mempercepat proses penyembuhan penyakit itu sendiri. Konsumsi buah- buahan yang mengandung vitamin C seperti jambu biji dan tomat merah yang dapat dibuat juice.

Pencegahan

Imunisasi tersedia bagi anak-anak yang berusia lebih dari 12 bulan. Imunisasi ini dianjurkan bagi orang di atas usia 12 tahun yang tidak mempunyai kekebalan.Penyakit ini erat kaitannya dengan kekebalan tubuh.

Pengobatan

Varicella ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya serangan berulang saat individu tersebut mengalami panurunan daya tahan tubuh. Penyakit varicella dapat diberi penggobatan "Asiklovir" berupa tablet 800 mg per hari setiap 4 jam sekali (dosis orang dewasa, yaitu 12 tahun ke atas) selama 7-10 hari dan salep yang mengandung asiklovir 5% yang dioleskan tipis di permukaan yang terinfeksi 6 kali sehari selama 6 hari. Larutan "PK" sebanyak 1% yang dilarutkan dalam air mandi biasanya juga digunakan.


Setelah masa penyembuhan varicella, dapat dilanjutkan dengan perawatan bekas luka yang ditimbulkan dengan banyak mengkonsumsi air mineral untuk menetralisir ginjal setelah mengkonsumsi obat. Konsumsi vitamin C plasebo ataupun yang langsung dari buah-buahan segar seperti juice jambu biji, juice tomat dan anggur. Vitamin E untuk kelembaban kulit bisa didapat dari plasebo, minuman dari lidah buaya, ataupun rumput laut. Penggunaan lotion yang mengandung pelembab ekstra saat luka sudah benar- benar sembuh diperlukan untuk menghindari iritasi lebih lanjut.


Selengkapnya...

9:06 AM

4 SEHAT 5 SEMPURNA

Diposkan oleh Admin

4 sehat 5 sempurna tentu sangat diperlukan oleh tubuh kita, apalagi akhir-akhir ini cuaca di dunia semakin meningkat maka kita harus benar-benar menjaga stamina agar semuanya bisa terkontrol da tidak membuat tubuh kita down alias ngedrop seperti yang saya alami , tetapi saat 4 sehat 5 sempurna itu ternyata telah salah kaprah maka?

Masyarakat memahami konsep itu sebagai harus mengonsumsi komponen 4 sehat 5 sempurna sekaligus setiap sesi makan. Menurut ahli gizi, aplikasi 4 sehat 5 sempurna yang bagus yakni mengonsumsinya dengan cara bertahap. Seperti apa?

Menurut ahli gizi yang terkenal dengan resep food combining-nya, Andang Gunawan, teori makan 4 sehat 5 sempurna sekaligus setiap sesi makan telah ketinggalan zaman. Yang benar, konsumsi 4 sehat 5 sempurna harus mengikuti irama tubuh yakni memperhatikan pencernaan.

"Tubuh kita ini kan ada ritme. Dalam pola makan itu yang penting bukan memasukkan 4 sehat 5 sempurnanya, tapi pencernaannya. Oke kita memasukkan 4 sehat 5 sempurna, tapi dicerna nggak oleh tubuh kita?" kata Andang saat berbincang dengan detikcom.
Namun berikut akan dipaparkan mengenai Empat Sehat Lima Sempurna yang terdiri dari berbagai unsur makanan yang biasa dimakan orang setiap hari, yaitu :

1. Makanan Pokok

Makanan utama berfungsi sebagai sumber tenaga bagi tubuh untuk dapat mampu malakukan aktifitas sehari-hari. Makanan pokok ini mengandung Karbohidrat yangberdasarkan gugus penyusun gulanya dapat dibedakan menjadi monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Fungsi karbohidrat adalah juga salah satu pembentuk energi yang paling murah, karena pada umumnya sumber karbohidrat ini berasal dari tumbuh-tumbuhan Contohnya seperti nasi, jagung, oat, kentang, gandum / tepung terigu, serta umbi-umbian lainnya.

2. Lauk-Pauk

Lauk pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pembangun pada tubuh. Misalnya yaitu tempe, tahu, telur, daging, ikan, dan lain-lain. Daging ikan juga mampu menurunkan kolesterol, memperbaiki fungsi dinding pembuluh darah, dan menurunkan tekanan darah. Karena banyaknya manfaat menu masakan daging ikan, mengonsumsinya menjadi pilihan cerdas.
Manfaat dan fungsi daging ikan bagi tubuh juga diperkuat oleh berbagai penelitian untuk mengetahui manfaat daging ikan. Hasilnya didapat sekitar 5.000 penelitian yang menyatakan kalau daging ikan bisa mengurangi tingkat serangan jantung koroner.

Selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, proses pengolahan daging ikan menjadi menu bercita rasa tinggi bisa dengan berbagai cara. Mulai dari dibakar, digoreng, hingga dibuat sup maupun gulai, ikan tetap memiliki cita rasa menggugah selera.

3. Sayur-Mayur

Sayur-sayuran pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. Sayur merupakan sumber makanan yang mengandung gizi lengkap dan sehat. Sayur berwarna hijau merupakan sumber kaya karoten (provitamin A). Semakin tua warna hijaunya, maka semakin banyak kandungan karotennya. Kandungan beta karoten pada sayuran membantu memperlambat proses penuaan dini mencegah resiko penyakit kanker, meningkatkan fungsi paru-paru dan menurunkan komplikasi yang berkaitan dengan diabetes. Contoh : Kangkung, bayam, terong, tomat, cabe, kacang panjang, kol gepeng, labu siam, dan lain sebagainya. Berbagai penelitian membuktikan bahwa sayuran mengandung senyawa jitu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi Anda dari penyakit dan ’memerangi’ kegemukan. Lebih jauh lagi, phytochemicals, zat yang hanya dapat ditemui pada sayur dan buah, ampuh menurunkankan risiko penyakit kronis dan kanker.

4. Buah

Mirip dengan sayur mayur, buah-buahan pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. Buah merupakan salah satu menu makanan yang menunjang kesehatan kita. Konsumsi buah sudah diketahui banyak orang sebagai pelengkap agar memenuhi menu makanan sehat karena buah memiliki nutrisi dan gizi yang diperlukan tubuh. Buah sangat bermanfaat bagi tubuh dan merupakan bagian yang tak terpisahkan agar kita dapat selalu sehat dan bugar. Buah juga dijadikan menu wajib untuk makanan Anda sehari-hari. Contohnya yakni strawberry merupakan buah yang efektif mencegah proses oksidasi pada tubuh karena radikal bebas. Karena kandungan vitamin BI, B2, C dan Provitamin A pada stroberi dapat menghaluskan kulit dan membuat warna kulit lebih cerah, bersih serta dapat mencegah terjadinya pengeriputan pada kulit

5. Susu

Susu sebagai pelengkap di mana tidak ada kewajiban atau keharusan kita untuk mengkonsumsi atau meminumnya. Namun tidak ada salahnya jika kita minum susu setelah makan, karena mengandung berbagai macam kandungan zat yang berguna dan baik bagi tubuh kita. Konsumsi gizi makanan pada seseorang dapat menentukan tercapainya tingkat kesehatan atau sering disebut status gizi. Apabila tubuh berada dalam tingkat kesehatan gizi optimum dimana jaringan jenuh oleh semua zat gizi maka disebut status gizi optimum. Dalam kondisi demikian tubuh terbebas dari penyakit dan mempunyai daya tahan yang setinggi-tingginya. Tradisi minum susu sapi sudah dikenal sejak 6000-8000 SM di Mesir, karena manfaatnya bagi kesehatan. Penelitian terakhir manfaat susu sapi adalah pelindung sel kolon dari zat penyebab kanker. Selain itu, bermanfaat untuk mencegah migren dan mengurangi sindrom pramenstruasi. Para ahli gizi menganjurkan susu sapi rendah lemak bagi yang sedang menurunkan berat badan, agar tetap memperoleh kalsium.

Susu sapi merupakan sumber vitamin D, vi¬tamin K, dan kalsium, yaitu tiga nutrisi penting bagi kesehatan tulang. Sedangkan kandungan vitamin B12 dan ribovlafin bermanfaat untuk kesehatan kardiovaskular dan enerji. Penelitian terbaru menemukan bahwa kandungan asam lemak pada susu sapi yang disebut conjugated linoleic acid (CLA) berfungsi untuk membunuh sel kanker kulit dan kanker payudara. Selain itu, CLA |uga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol hingga mencegah aterosklerosis (penyempitan pembuluh nadi karena plak yang disebabkan kolesterol tinggi).


Dari Berbagai Sumber..
Link nya telah hilang saat adik saya menyusun tugas ini..hehe jadi kalo yang merasa mempunyai artikel ini silahkan coment maka saya akan menyimpan link anda dalam artikel ini.
Selengkapnya...

9:59 PM

TBC Dan Gejalanya

Diposkan oleh Admin

Penyakit TBC merupakan penyakit yang bias diderita oleh siapa pun (tua, muda, laki-laki, perempuan, miskin, atau kaya) dan dimana saja. Setiap tahun, Indonesia mengalami kenaikan seperempat juta kasus baru TBC dan sekitar 140.000 kematian terjadi setiap tahun dan disebabkan oleh TBC. Bahkan, Indonesia adalah negara ketiga terbesar dengan masalah TBC di dunia.

Survei prevalensi TBC yang dilakukan di enam propinsi pada tahun 1983-1993 menunjukkan bahwa prevalensi TBC di Indonesia berkisar antara 0,2 – 0,65%. Sedangkan menurut laporan Penanggulangan TBC Global yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2004, angka insidensi TBC pada tahun 2002 mencapai 555.000 kasus (256 kasus/100.000 penduduk), dan 46% diantaranya diperkirakan merupakan kasus baru.


Penyebab Penyakit TBC
Penyakit TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bentuk bakteri ini batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Bakteri ini pertama kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, sehingga untuk mengenang jasanya bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan, penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP).

Bakteri Mikobakterium tuberkulosa
Cara Penularan Penyakit TBC
Penyakit TBC biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk, dan pada anak-anak sumber infeksi umumnya berasal dari penderita TBC dewasa. Bakteri ini bila sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru akan berkembang biak menjadi banyak (terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah), dan dapat menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru, otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan lain-lain, meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru.


Penyebaran Bakteri TBC
Saat Mikobakterium tuberkulosa berhasil menginfeksi paru-paru, maka dengan segera akan tumbuh koloni bakteri yang berbentuk globular (bulat). Biasanya melalui serangkaian reaksi imunologis bakteri TBC ini akan berusaha dihambat melalui pembentukan dinding di sekeliling bakteri itu oleh sel-sel paru. Mekanisme pembentukan dinding itu membuat jaringan di sekitarnya menjadi jaringan parut dan bakteri TBC akan menjadi dormant (istirahat). Bentuk-bentuk dormant inilah yang sebenarnya terlihat sebagai tuberkel pada pemeriksaan foto rontgen.
Pada sebagian orang dengan sistem imun yang baik, bentuk ini akan tetap dormant sepanjang hidupnya. Sedangkan pada orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang kurang, bakteri ini akan mengalami perkembangbiakan sehingga tuberkel bertambah banyak. Tuberkel yang banyak ini membentuk sebuah ruang di dalam paru-paru. Ruang inilah yang nantinya menjadi sumber produksi sputum (dahak). Seseorang yang telah memproduksi sputum dapat diperkirakan sedang mengalami pertumbuhan tuberkel berlebih dan positif terinfeksi TBC.

Meningkatnya penularan infeksi yang telah dilaporkan saat ini, banyak dihubungkan dengan beberapa keadaan, antara lain memburuknya kondisi sosial ekonomi, belum optimalnya fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat, meningkatnya jumlah penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal dan adanya epidemi dari infeksi HIV. Disamping itu daya tahan tubuh yang lemah/menurun, virulensi dan jumlah kuman merupakan faktor yang memegang peranan penting dalam terjadinya infeksi TBC.

Gejala Penyakit TBC
Gejala penyakit TBC dapat dibagi menjadi gejala umum dan gejala khusus yang timbul sesuai dengan organ yang terlibat. Gambaran secara klinis tidak terlalu khas terutama pada kasus baru, sehingga cukup sulit untuk menegakkan diagnosa secara klinik.

Gejala sistemik/umum
• Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.
• Penurunan nafsu makan dan berat badan.
• Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).
• Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

Gejala khusus
• Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara "mengi", suara nafas melemah yang disertai sesak.
• Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.
• Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.
• Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.

Pada pasien anak yang tidak menimbulkan gejala, TBC dapat terdeteksi kalau diketahui adanya kontak dengan pasien TBC dewasa. Kira-kira 30-50% anak yang kontak dengan penderita TBC paru dewasa memberikan hasil uji tuberkulin positif. Pada anak usia 3 bulan – 5 tahun yang tinggal serumah dengan penderita TBC paru dewasa dengan BTA positif, dilaporkan 30% terinfeksi berdasarkan pemeriksaan serologi/darah.



Link sumber telah hilang, pada saat proses pembuatan tugas ini 6 bulan lalu, jadi bagi yang merasa mempunyai data ini saya tidak bermaksud mengambil, tapi menyampaikan informasi saja semoga bermanfaat. terima kasih
Selengkapnya...

5:07 AM

Infusion and botox overcome Headaches

Diposkan oleh Admin




Saturday, 17 January 2009 | 18:45 WIB

Most of us have certainly felt the pain. So that pain can often occur because of many things that we experienced. So often seems so headaches are a part of life.
An estimated 90 percent of all men have experience headaches occasionally, and 4 out of 100 people suffered headaches every day in their lives. Most of the type of headache is very mild even though the activity.

However, we kerapkali not memedulikannya. In fact there is a type of headache is a symptom of something serious matter and requires immediate medical handling.

Poor understanding and support from family and friends, can help some people with headaches are 'mad'. Even our colleagues was sometimes think that people with headaches only exaggerate their pain alone.

No doctor rarely also less attention to this. Payahnya, quickly diagnose the causes of stress as a headache. Thus, there are people who consume paregoric to return beraktivitas.
But in fact this action and can aggravate the condition that the use of drugs known as too much, the only headache they cause more chronic and be naughty.

Dr Charles Siow, Consultant and Specialist Neurologis Pain from Siow Neurology Headache and Pain Center in Singapore said, "Research has shown that very few people from the headache get medical treatment on time."

Fortunately, now there is a very effective therapy to treat headaches. Dr.Siow, who practice at the International Neuro Associates is located at Novena Medical Center # 08-15, Singapore is the only service that provides outpatient infusion in Singapore interference to treat chronic headaches.

Infusion to three days in the blood vessel is effectively stop the headache for the majority of patients. This clinic also offers treatment with the stay in hospital for four to five days.

"We can know the headache cycle daily in the majority of patients and after that use a variety of treatment to prevent the headaches happen again," explained.

Some innovative ways to reduce the frequency of headaches, including the use of botox, which already shows keefektifannya in reducing interference headache.

Botox is a poison that produces a weakened botulisme and most popular because of the wrinkles. So as to do two jobs at once!

Dr Charles Siow
Consultant Neurologist and Pain Specialist
in Siow Neurology Headache and Pain Center, Singapore
Kompas.com
Selengkapnya...