gdpermana' blog

"The Simple Blog..."

7:13 AM

Pengertian Dan Peranan Public Relations

Diposkan oleh Admin

BAB I
RUMUSAN MASALAH


I.I. KE SALAH PENGERTIAN TENTANG PR
1. PR adalah Personal Relation
Untuk menjadi PR harus memiliki kemampuan membina hubungan secara pribadi. Hal ini tidak seluruhnya salah tetapi bukan itu saja tugas dari seorang PR

2. PR adalah propaganda
Memang awal mula akar dari PR dari perang (lihat sejarah di atas). Pada masa perang memang PR digunakan untuk mengirim pesan yang salah untuk mematahkan semangat lawan. Propaganda dilakukan sepihak dan untuk kepentingan kemenangan satu pihak.

3. PR adalah Publisitas
Hal ini tampak pada lembaga pemerintah. Lembaga pemerintah lebih banyak menggunakan PR nya untuk hal ini. PR tidak lebih digunakan sebagai "press relations" yang tugasnya hanyalah mempublikasikan kebijakan pemerintah, menyusun jadwal temu wartawan serta membawa wartawan turut kunjungan ke daerah.

4. PR adalah iklan gratis
Berita yang dimuat di media dianggap sebagai iklan gratis sehingga banyak praktisi pemasaran berupaya memanfaatkan publikasi pers untuk mendapatkan keuntungan beriklan secara gratis. Padahal seperti diketahui bukan itu tujuan PR dan bukan itu pula tujuan berita.


5. PR adalah menjual senyum
Untuk menjadi PR harus cantik, pandai tertawa-senyum. Jika hanya ini yang dilakukan oleh PR maka sebuah perusahaan pasti akan kehilangan pamornya, apalagi di masa krisis. Pandangan seperti ini bahkan PR seperti yang no 1 masih banyak terjadi bahkan seperti baru – baru ini (sekitar 1 tahun yang lalu), media massa pernah mengangkat isue bahwa PR disamakan dengan hostess, dan frekuensi munculnya isu itu cukup sering. Memang media yang menayangkan hal itu bukan media terkemuka tetapi paling tidak masih ada tertancap di benak pembuat berita bahwa PR hanyalah sebatas senyum dan obral kemampuan personal.


I.II. PR sebagai Fungsi Manajemen
Lebih lanjut lagi supaya tidak terjebak dengan kesalahpengertian perlu digali definis – definisi tentang PR. Adapun definisi yang ada adalah sebagai berikut:

1. Cutlip and Center mendefinisikan Public Relations sebagai fungsi manajemen yaitu mengidentifikasi, memantapkan serta membina hubungan yang saling menguntungkan antara organisasi dengan publiknya baik dalam keadaan sukses maupun gagal.

2. Grunig mengembangkan definisi tersebut menjadi manajemen komunikasi antara organisasi dan publiknya.

3. Lawrence W.Long dan Vincent Hazelton mengembangkan sebuah definisi baru yang lebih modern dan memadai bahwa Public Relations adalah fungsi komunikasi melalui adaptasi organisasi, mengubah atau membina hubungan dengan lingkungan dengan tujuan bersama-sama mencapai tujuan dari organisasi.


Pendekatan ini menggambarkan bahwa Public Relations adalah lebih dari sekedar mempersuasi melainkan juga membantu mengembangkan kondisi komunikasi terbuka, saling pengertian/saling memahami dengan didasari ide bahwa organisasi juga mau berubah (dalam proses berperilaku dan bersikap) tidak hanya sebagi sasaran khalayak saja. Dapat dikatakan bahwa perusahaan dimungkinkan mengubah kebijakan sebagai hasil tindak lanjut dari dialog dengan lingkungannya.


Definisi tersebut hanyalah sebagian kecil dari definisi yang ada tentang PR. Mengacu pada definisi – definisi di atas, memaknai terminologi "fungsi manajemen" yang ada pada Public Relations, memiliki arti yang lebih dalam. Arti tersebut memuat jawaban atas pernyataan, untuk apa fungsi manajemen atau manajemen komunikasi yang dilakukan oleh Public Relations. Jawaban ini jelas bahwa Public relations berperan sebagai Pengelola Reputasi Organisasi. bukan Pemasar/Penjual dan bukan hanya melulu memliki aktifitas berhubungan dengan media atau seperti yang disebut di atas.


Dari definisi di atas tampak bahwa PR adalah fungsi manajemen bukan adminsitratif. Secara lebih dalam lagi pada sessi atau mata kuliah yang lain akan dibahas mengenai posisi PR sebagai koalisi dominan yang duduk di leher struktur yang bertindak sebagai fungsi manajemen sehingga kurang tepat jika PR hanya didudukkan sebagai bagian dari marketing, SDM, atau jika kita lihat di pemerintah tidak kurang PR atau Humas hanyal bagian dari seksi. Dalam hal penempatan PR ada beberapa klasifikasi penempatan dan pemanfaatan PR pada sebuah organisasi:


Beberapa organisasi menempatkan Public Relations pada hirarkhi tinggi di perusahaan, memiliki garis pelaporan langsung kepada pimpinan atau kepala administrator. Beberapa menempatkan fungsi Public Relations pada posisi yang lebih rendah, memiliki hubungan pelaporan dengan bagian pemasaran, personalia, legal atau pengambil keputusan lain di tingkat yang lebih tinggi.


Beberapa organisasi menempatkan Public Relations pada unit tersendiri sementara itu ada beberapa organisasi yang menempatkan Public Relations pada beberapa unit dalam departemen di organisasi.


Beberapa organisasi menggunakan konsultan dari luar organisasi/perusahaan, beberapa menggunakan Public Relations dari internal perusahaan bahkan ada yang menggabungkan keduanya (Grunig,1992;396)


Melihat definisi PR seperti di atas maka tampak bahwa kata kunci dari PR adalah :


Kesengajaan: Aktifitas PR adalah aktifitas yang disengaja. Dibentuk untuk mempengaruhi, meraih pemahaman bersama, menyediakan informasi, dan mendapatkan umpan balik


Terencana: Aktifitas Public Relation adalah terogranisir, pada kurun waktu tertentu, sistematis, menggunakan riset dan analisa.


Mengutamakan performance: Public Relations yang efektif didasarkan pada kebijakan aktual dan kinerja.
Mengutamakan kehendak masyarakat (public interest): Aktifitas atau kegiatan Public Relations hendaknya didasarkan pada tujuan yang saling menguntungkan antara organisasi dan publiknya.


Komunikasi dua arah: Selain menginformasikan sesuatu, Public Relations membutuhkan umpan balik dari khalayaknya sehingga model komunikasi yang digunakannya adalah dua arah.


Fungsi Manajemen: Public Relations menjadi efektif apabila menjadi bagian dari keseluruhan manajemen dan didukung oleh top manajemen. Public Relations berfungsi sebagai konseling dan pemecah masalah di tingkat top manajemen bukan sekedar hanya mendesiminasikan informasi setelah keputusan dibuat (Wilcox, 1998:4-8)


Secara umum PR sebagai fungsi manajemen dan sedikit tentang keberadaan PR dalam sebuah perusahaan sudah di bahas. Berikut ini secara khusus akan dibahas apa peran, fungsi, model komunikasi, aktifitas serta kompetensi yang dibutuhkan bagi seorang PR

I.III. Peran PR dalam Organisasi
Sebetulnya memformulasikan apa peran PR dalam organisai bukanlah hal yang mudah. Beberapa penulis mencoba memetakan bahwa pada dasarnya peran PR dalam sebuah organisasi adalah sebagai berikut:

1. Communication Tehnician
Beberapa praktisi memasuki dunia PR ini sebagai teknis. Pada tahap ini kemampuan jurnalistik dan komunikasi sangat diperlukan. PR diarahkan untuk berperan menulis, menulis news letter, menulis in house journal, menulis news release, menulis feature, dll.

Biasanya praktisi dalam peran ini tidak hadir pada saat manajemen menemui kesulitan. Mereka tidak dilibatkan dalam manajemen sebagai pengambil keputusan. Peran mereka lebih ke arah penulisan tools dan mengimplementasikan program. Mereka sebagai "the last to know"


Untuk Bab II dan selanjutnya, Dowload disini Gratis.

Sumber Akan Terlihat di Hasil Download atau tepatnya di Daftar Pustaka.
Dengan beberapa pengeditan dan sumber tambahan, untuk tugas mata kuliah Hubungan Internal External.

17 komentar:

Blok c No.3 said...

waduh sob...pusing gw mbacanya...
gw kaga ngerti yang beginian...
hehe...

gdpermana said...

hehe,, ini buat tugas kuliah sob,, sp tau adik tingkat ngebutuhin..hehe

asaloesoel.co.cc said...

betul bro, zaman kyk gini semuanya ada di internet, trmasuk tugas2 kuliah, hehehe... :D

bisnisway said...

wah jadi inget ama pak dosen di kuliah dulu,...........

gdpermana said...

iya sob,, soalnya gw juga nyari di yang namanya internet.. :D

genial said...

terus gmn kuliahnya? udah kelar?
seett dahhh pertanyaan gw mengada-ada nih... maaf kang jd ngelantur en OOT :( kabur ahhh...

art said...

blogwalking here with this lovely smile :)
have a great day to you :)

gdpermana said...

hehehe,, gw ru semester 6 sob, baru mau mulai job training and skripsi.. thanks dah coment..

have a great day to "art"

rahmanbashri said...

salam perkenalan juga...pening aku membacanya...kurang faham...apa apa pun nice blog template bro....

gdpermana said...

yaiyalah, anda dari malaysia..hehe

itu tugas kuliah.. komunikasi.

terima kasih mas...?? eh malaysia manggilnya apa yah??he

azarre said...

wahh...bagus buat baca2 dan bahan pebandingan nih...thanx share info nya yaa...

Neng Aia said...

tapi PR secara general kalau dilingkungan saya malah jadi kayak pemasaran gitu deh! padahal kan PR maknanya lebih luas dari sekedar pemasaran. blah!

gdpermana said...

iyah neng aia, terkadang orang PR itu ada di bagian marketing, karena kemampuan orang PR untuk berkomunikasi dengan orang lain cukup baik sehingga itu menjadi suatu "andalan" untuk meraih target pemasaran. tetapi sayangnya di Indonesia tidak ada perbedaan antara Humas dan PR..

Marcellino said...

oh.....gitu yah...makasih infonya mas..aku kira PR itu pekerjaan rumah... hehehhehe... ...just kidding.

Thank infonya.... klik disini
:D :D :D

Genx4Shared said...

wah sama,, ai jg ora ngudeng nech,,, maklum,,msh awam ttg yg bginian,,,
bdwei,, mw tny yg laen blh kn om??
kyny Recent Post yg d blog q tu LoLa bgt,,
om GD da alternatif laen ga bwt Recent Post, yg ky om pasang di sblm posting tu,, :-/
keren tuwh,, ajarin bkin nya donkz,,, :)] :)

Anonymous said...

makasih y bli gd....
jd ada bahan buat tambahan TA...

english-indonesia said...

PR sangat penting dan dipakai disemua organisasi dan semua perusahaan.